06 December 2021, 18:05 WIB

Anggota DPRD DKI Jakarta Ungkap Rapat Direksi Transjakarta Diiringi Striptis


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

RAPAT anggota DPRD DKI bersama direksi PT Transjakarta dan Dinas Perhubungan DKI hari ini berlangsung panas. Pasalnya, anggota DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia menyebut orang-orang baru yang menduduki jabatan di PT Transjakarta tak memiliki akhlak dan kompetensi lantaran pernah melakukan rapat ditemani penari striptis.

Lontaran tersebut bermula saat Adi mengkritisi pergantian direksi di tubuh BUMD tersebut. Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk sosok baru yakni Mochammad Yana Aditya untuk menggantikan direktur utama yang sebelumnya diisi oleh Sardjono Jhony Tjitrokusumo. Jhony meninggal dunia karena sakit beberapa waktu lalu sehingga posisi dirut kosong.

Adi menegaskan Komisi B DPRD tak pernah diinformasikan mengenai proses perekrutan dirut baru dan tiba-tiba saja mendapatkan informasi penunjukannya. Ini bukan kali pertama Anies secara tiba-tiba menunjuk dirut baru. Sebelum Sardjono Jhony Tjitrokusumo, Anies sempat menunjuk mantan direksi Lorena, Donny Andy Saragih yang kemudian mengundurkan diri karena tersandung permasalahan hukum.

Baca juga: Dua Bus Transjakarta Kecelakaan Hari Ini

"Jangan bapak-bapak ini koboi-koboian karena saya (soal) Transjakarta dalam 2 tahun ini saya sering bicara ke Bu Sri (Asisten Sekda Bidang Perekonomian Sri Haryati) sampai saya akhirnya, rekrutmen direktur kemarin tiba-tiba sudah asesmen, sudah dilantik bermasalah hukum," kata Adi, Senin (6/12).

"Terus juga saya juga karena masyarakat jangan sampai video bapak-bapak ini juga viral. Asesmen dan mekanisme. Bapak diskusi ngobrol dengan para operator. Bapak ngobrol di kafe, sambil nonton striptis lagi bapak. Memakai baju Transjakarta bapak-bapak. Jangan. Itu sudah mencerminkan gimana, rusak akhlak bapak-bapak," lanjutnya.

Ia pun meminta agar Kepala Badan Pembina BUMD DKi Riyadi untuk melaporkan hal ini kepada gubernur. Ia mendesak agar pengawasan ditingkatkan dan gubernur harus mengetahui pasti kinerja anak buahnya.

"Jadi tolong. Jadi bapak harus memberi masukan kepada gubernur. Pak Gubernur, ini tuh salah kita merekrut orang yang orangnya kurang berakhlak. Jangan gubernur dibisikin hal-hal yang nyaman-nyaman aja," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut PT Transjakarta M. Yana Aditya pun meminta agar video tersebut diberikan dan agar Adi menyebutkan siapa direksi yang dimaksud. Namun, Adi enggan merinci hal tersebut. (OL-4)

BERITA TERKAIT