04 December 2021, 14:26 WIB

Dua Operator Dihentikan Sementara, Transjakarta Jamin Armada Aman


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

DIREKTUR Utama Transjakarta Mochamad Yana Aditya menyatakan bahwa adanya dua operator yang dihentikan sementara tak akan menyebabkan kurangnya armada di jalanan DKI Jakarta.

Diketahui, bus Transjakarta terus alami kecelakaan di waktu yang berdekatan. Hal itu menyebabkan dua operator bus Transjakarta, yakni PT Steady Safe Tbk dan PT Mayasari Bhakti diberhentikan sementara.

Yana menjamin tanpa adanya dua operator itu untuk sementara, armada yang dimiliki Transjakarta cukup. "Kita memiliki cukup armada untuk melayani rute-rute dimana operasi dua operator tadi agar tidak downgrade," ungkap Yana, Sabtu (4/12).

"Kita bisa melakukan relokasi beberapa kendaraan. Dalam hal ini kendaraan kendaraan bus yang ada sudah kita hitung cukup," tambahnya.

Ia menerangkan kepadatan armada Transjakarta biasanya terjadi pada peak session. Biasanya, Bus Transjakarta penuh di pagi hari ketika banyak warga yang berangkat ke kantor.

Baca juga: Ini Kronologi Bus Trans-Jakarta Tabrak Pos Lantas Versi Polisi

Kemudian, kata Yana, di siang hari juga cukup padat, seperti di  koridor 1 di Sudirman, serta ketika jam pulang kerja. "Maka, konsentrasi-konsentrasi ini yang kemudian kita merelokasi beberapa bus. Simulasi juga sudah kita lakukan," paparnya.

Sebelumnya, Yana menyatakan pihaknya belum memutus kontrak operator bus Transjakarta. Diketahui, bus Transjakarta terus alami kecelakaan di waktu yang berdekatan.

Kecelakaan tunggal bus Transjakarta terjadi di Koridor 5 jurusan Pusat Grosir Cililitan (PGC) - Harmoni, Kamis (2/12). (OL-4)

BERITA TERKAIT