03 December 2021, 18:25 WIB

BP BUMD DKI: Kecelakaan TransJakarta Berulang Indikasi Kuat Direksi Tidak Maksimal 


Selamat Saragih | Megapolitan

PELAKSANA Tugas Kepala Badan Pembina (BP) BUMD DKI Jakarta, Riyadi, menyatakan, ada indikasi direksi PT TransJakarta tidak melaksanakan tanggungjawab secara optimal terkait rentetan peristiwa kecelakaan Bus TransJakarta. 

"Ada indikasi (tugas direksi) memang ada yang tidak dilaksanakan secara optimal," kata Riyadi saat dihubungi melalui telepon, di Jakarta, Jumat (3/12). 

Namun Riyadi menyebutkan, belum bisa menentukan direktur bagian apa yang harus dievaluasi kinerjanya terkait dengan kecelakaan tersebut. 

"Ada indikasi tapi kan belum kita dalami," ujarnya. 

Riyadi menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kecelakaan yang sering dialami bus TransJakarta. 

Baca juga : Tabrak Pos Lalu Lintas, Sopir Trans-Jakarta Diberhentikan Sementara

Direksi TransJakarta, kata Riyadi, akan diundang untuk memberikan penjelasan terkait dengan kecelakaan berulang itu. 

"Nanti akan kita undang dulu direksinya, penyebabnya apa, kita coba identifikasi dulu," ujarnya. 

Sebagai informasi, kecelakaan Transjakarta terhitung sudah lima kali terjadi dalam kurun waktu 40 hari. 

Kecelakaan terparah terjadi pada 25 Oktober, 31 orang mengalami luka-luka dan memakan dua korban tewas, satu di antaranya merupakan pihak bus TransJakarta. 

Kecelakaan kembali terjadi berselang empat hari, tepatnya 29 Oktober 2021. Kecelakaan terjadi di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (OL-7)

BERITA TERKAIT