01 December 2021, 16:49 WIB

Penembakan Terjadi di Bintaro, Wagub: Jangan Saling Intimidasi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria turut mendengar adanya penembakan yang terjadi di Bintaro, Jakarta Selatan pada Selasa (30/11) lalu.

Namun, pihaknya belum mengetahui informasi mendetail mengenai kejadian tersebut. Ia pun mengimbau agar setiap warga dengan petugas tak saling mengintimidasi satu sama lain.

Baca juga: Pasar Santa Contoh Nyata Transformasi Digital Pelaku Usaha Mikro

"Saya baru dengar kabarnya dari media nanti kita akan cek segera. Seluruh warga harus berhati-hati dan mari kita tidak boleh saling mengintimidasi sesama kita apalagi mengancam satu sama lain," kata pria yang akrab disapa Ariza itu, Selasa (30/11) malam. 

"Pihak kepolisian yang bertugas tentu akan mengambil langkah-langkah kepada siapa saja yang mengancam orang lain, yang mengambil tindakan-tindakan yang tidak baik, polisi akan dengan sikap tindak lanjuti seperti kejadian di Bintaro," lanjutnya.

Menurut dia, petugas kepolisian Polda Metro Jaya yang melakukan penembakan tentunya memiliki motif dan alasan tersendiri sehingga melepaskan tembakan yang mengenai dua orang tersebut.

Namun demikian, dalam kasus ini kepolisian akan mengkaji dan menyelidiki kebenaran langkah penembakan tersebut.

"Itu dilihat ya kan yang domainnya itu wilayahnya kepolisian. Kepolisian tahu langkah-langkah apa yang harus diambil. Dia tahu kalau pun harus mengeluarkan tembakan diarahkan ke mana, kepada siapa, bagaimana alasannya, apa sudah ada SOP dan prosedur, itu sepenuhnya menjadi kewenangan pihak berwajib atau kepolisian," tandasnya.

Sebelumnya, terjadi penembakan di sebuah exit tol Bintaro. Penembakan dilakukan oleh anggota Ditlantas Polda Metro Jaya kepada dua orang yang disebut ingin menabrakan kendaraannya ke kendaraan milik petugas tersebut. Di antara dua orang tersebut, salah seorang warga yang terkena penembakan telah meninggal dunia. (OL-6)

BERITA TERKAIT