25 November 2021, 15:35 WIB

DPRD DKI Pangkas Anggaran TGUPP Menjadi Rp12,5 Miliar


Selamat Saragih | Megapolitan

DPRD DKI Jakarta memangkas anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menjadi Rp12,5 miliar. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan anggaran TGUPP dalam rencana APBD DKI Jakarta tahun anggaran (TA) 2022 sebesar Rp19,8 miliar.

"Jadi, saya mengambil jalan tengah dari Rp15,2 miliar menjadi Rp12,5 miliar," ujar Ketua DPRD DKI sekaligus Ketua Badan Anggaran Prasetio Edi Marsudi dalam Rapat Banggar, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/11) malam.

Dalam pembahasan anggaran tersebut, anggaran TGUPP sempat diusulkan Dewan agar dipangkas Rp4 miliar lebih sehingga menjadi Rp15,2 miliar. Keputusan akhirnya dipangkas Rp7,3 miliar dari usulan awal Pemprov DKI Jakarta menjadi Rp 12,5 miliar. Anggaran ini untuk operasional 68 anggota TGUPP selama 10 bulan pada 2022 karena masa berakhir jabatan Anies pada Oktober 2022.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, bahkan sempat mengusulkan agar anggaran TGUPP Anies di-nol-kan atau dicoret dari rencana APBD TA 2022. Pasalnya, kinerja TGUPP tidak jelas dan bahkan mengganggu kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Baca juga: Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Mulai Dibongkar

"Ini mengakibatkan ruang gerak para SKPD terganggu dengan hadirnya TGUPP ini. Rasanya tidak elok, seorang pejabat pemprov, kepala dinas membuat surat sampai ditembuskan kepada TGUPP. Ini menandakan peran TGUPP sangat luar biasa," kata Gembong dalam rapat tersebut.

Menurut Gembong, tidak menjadi masalah jika Pemprov DKI menambah anggota TGUPP, tetapi untuk operasionalnya tidak boleh menggunakan dana dari APBD. Dia mengusulkan anggaran untuk TGUPP diambil dari dana operasional gubernur yang jumlahnya mencapai Rp4 miliar lebih.

Meski sepakat dengan alokasi Rp12,5 miliar untuk TGUPP, Gembong tetap kecewa karena Pemprov DKI belum memberikan jawaban yang jelas soal TGUPP padahal setiap tahun miliaran rupiah dana APBD membiayai TGUPP.(OL-4)

BERITA TERKAIT