16 November 2021, 12:23 WIB

Formula E Diputuskan Dadakan Akhir 2019, Wagub DKI: Semua Sesuai Prosedur


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PENYELENGGARAAN balap mobil listrik Formula E disebut diputuskan mendadak sebelum akhir 2019 silam. Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Anthony Winza Prabowo mengatakan anggotanya dilantik menjadi legislator DKI pada akhir 2019 dan keputusan penetapan APBD Perubahan 2019 untuk mengakomodir kegiatan Formula E dilakukan secara cepat tanpa pembahasan memadai sebelum itu.

Anthony mengatakan, tanpa pembahasan memadai yang dimaksud adalah karena Formula E disetujui dianggarkan dalam APBD DKI tanpa sebelumnya mengubah RPJMD. Padahal dalam melaksanakan program, pemda harus mengikuti RPJMD.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan pembahasan Formula E pada 2019 silam sudah melalui prosedur yang sesuai. "Semua anggaran yang ada di DKI Jakarta semua harus dan sudah melalui proses, sudah sesuai aturan, diperiksa oleh BPK. Sejauh ini tidak ada masalah. Semuanya sudah ada prosedurnya, mekanismenya ada aturannya, bahkan diawasi oleh BPK. Jadi tidak ada masalah yang berarti. Mudah-mudahan ke depan tidak ada masalah yang berarti," kata pria yang akrab disapa Ariza itu di Balai Kota, Senin (15/11) malam.

Di sisi lain, pihaknya hingga saat ini masih menunggu kedatangan tim Formula E Operation (FEO) yang bakal melakukan survei lokasi-lokasi calon sirkuit Formula E. Terdapat lima lokasi kandidat sirkuit di antaranya Pulau Reklamasi dan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. "Kami masih menunggu dari Formula E sendiri. Semoga dalam waktu dekat ini, yang akan datang nanti akan datang, pastinya silahkan nanti tanya ke Dispora dan Jakpro," tegasnya.

"Prinsipnya ini akan dilaksanakan di 4 Juni 2022. Semua dalam proses persiapan, mudah-mudahan tidak ada kendala yang berat," lanjutnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT