31 October 2021, 12:51 WIB

DPC PDI-P Jaksel Gelar Turnamen E-sport untuk Peringati Sumpah Pemuda


Mediaindonesia.com | Megapolitan

DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan menggelar turnament E-Sport dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh tiap 28 Oktober. Turnamen E-Sport bertajuk "Banteng Selatan Esports Tournament" ini menggelar pertarungan di game PUBG Mobile dan diikuti 64 Tim dengan hadiah total senilai Rp10 juta.  

Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan, Yuke Yurike mengaku terkejut dengan antusias masyarakat yang ingin mengikuti turnament ini dalam peringatan hari Sumpah Pemuda kemarin. Bahkan, banyak warga luar Jakarta yang ingin mendaftar. Sayangnya mereka tidak bisa berkompetisi lantaran salah satu syarat peserta berdomisili DKI.  

"Turnamen E-Sport dalam memperingati sumpah pemuda ini menjadi langkah dukungan kongkret dari PDI Perjuangan dalam menyikapi tren yang sedang berkembang di masyarakat khususnya pemuda. Dengan turnamen ini diharapkan dapat memberi wadah bagi para pemuda yg memiliki minat dan bakat di Esports," kata Yuke dalam siaran tertulisnya, Sabtu (30/10).

Yuke menilai, turnament E-sport yang sudah menjadi cabang olahraga prestasi itu memiliki sisi positif bagi anak muda apabila semua elemen masyarakat memahami baik dan memberikan wadah para gamers untuk berkompetisi.  

Bahkan, kata Yuke dari sisi industri, E-Sport menjadi peluang di tengah bangkitnya perekonomian pada masa pandemi ini. Dia berharap Indonesia nantinya tidak hanya menghasilkan atlet atau tim Esport semata, melainkan menjadi ajang lahirnya bibit bibit programer yang mampu mendunia. 

"Ini adalah bentuk perhatian nyata PDI Perjuangan yang selalu berinovasi dan peka terhadap perkembangan jaman untuk menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.  

Adapun Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, Eriko Sotarduga mengapresiasi peringatan hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan dengan turnamen E-Sport ini. Dia berharap kegiatan turnamen yang diminati para pemuda di era digitalisasi ini hrus dilakukan secara rutin dan berkala. 

"Di era digitalisasi saat ini, Generasi muda sekarang pastinya akan terus menggeluti perkembangan E-Sport dan ini yang harus terus didukung," jelasnya.

Indonesia, lanjut Eriko adalah pangsa pasar video game terbesar di Asia Tenggara. Pada 2018 saja sudah tercatat ada 43,7 juta pemain, pendapatan dari pasar gim mencapai sekitar Rp15,4 triliun. jumlah tersebut terus bertambah secara fantastis. Untuk itu, Jangan sampai tidak memanfaatkan kesempatan dalam kemajuan dunia E-Sport.

Sayangnya pangsa pasar video game dalam negeri hanya dikuasi 0,4% saja dari produk domestik. Untuk itu Eriko mengajak para pemuda tidak hanya aktif bertanding E-Sport namun juga turut serta mengembangkannya di Indonesia.  "Bagi pemuda nilai positif bertanding dalam E-Sport antara lain membantu mengembangkan kemampuan untuk menyelesaikan problem, melatih kerja sama tim, serta membangun kemampuan komunikatif dan kreativitas. Ke depan E-Sport akan terus berkembang bahkan bisa dipertandingkan dalam ajang olimpiade.  Terima kasih Kepada DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan yang terus aktif memberikan wadah bagi pemuda khususnya di wilayah Jakarta Selatan untuk dapat berpartisipasi dalam pertandingan E-Sport," tandasnya.

Event ini mempertandingkan 64 tim yang telah melalui babak kualifikasi memperebutkan 12 tiket ke Grand Final pada 28 Oktober 2021. Pada babak final telah bertanding bersama 4 invited team yaitu NKINS Esports ( peraih medali perak Eksibisi PON Esports), 69 Esports ( peraih medali perunggu Eksibisi PON Esports ), Zone Esports ( PMPL Season 4) dan Bulls Esports yang disiarkan secara live melalui kanal Youtube DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan.  

Acara tersebut dihadiri Wakil Kepala Bidang (Wakabid) Pemuda Olahraga (Pora) DPD PDI Perjuangan, Willyam yani; Ketua Panitia penyelenggara Wakabid Pora DPC PDI Perjuangan Regina Vianney Ayudya dan Ketua AVGI DKI Bimo Pradikto. Regina mengaku akan menjalankan turnament Esport secara rutin dengan jangka waktu per tiga bulan dengan memperluas ke games lainya seperti, Mobile Legends Bang-Bang, Valorant, Dota 2 dan Free Fire.  

"Banteng Selatan E-sport  tournamen merupakan kegiatan esport pertama yang dilakukan oleh PDI Perjuangan di Indonesia. Sudah menjadi komitmen saya sebagai ketua bidang Pemuda dan olahraga untuk menjadikan esport ini sebagai turnamen rutin" ujar regina. (OL-8)

BERITA TERKAIT