24 October 2021, 16:59 WIB

Mulai Buka, Sekitar 14 Ribu Orang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan


Selamat Saragih | Megapolitan

JUMLAH pengunjung Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, sejak dibuka pada hari pertama dan kedua (Sabtu-Minggu 23-24 Oktober 2021) hari ini atau Minggu (24/10) jumlahnya sekitar 14 ribu orang.

Hal itu diungkapkan Humas TMR, Bambang Wahyudi, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (24/10).

"Untuk pengunjung hari pertama pembukaan TMR pada Sabtu, 23 Oktober kita catat sebanyak 4.900 pengunjung masuk ke TM Ragunan," jelasnya.

"Sedangkan untuk hari ini sampai pukul 12.00 WIB angkanya meningkat 100% yakni berjumlah 8.970 pengunjung dan berpotensi bertambah karena kita bukanya hingga pukul 14.30 WIB," ujar Bambang.

Dia menegaskan, untuk menekan kerumunan massa dan sesuai Keputusan Gubernur Nomor 1245 Tahun 2021, maka pihaknya menerapkan pembelian tiket melalui online satu hari jelang kedatangan. Pihak Ragunan juga menerapkan metode ganjil genap kepada pengunjung yang menggunakan kendaraan bermotor.

"Kita sampai saat ini memang menerapkan pembelian tiket melalui online dan menerapkan metode ganjil genap bagi pengunjung yang membawa kendaraan bermotor. Langkah ini untuk menekan kemacetan yang terjadi di sekitar dan di dalam TM Ragunan," tuturnya.

"Kita juga menganjurkan pengunjung untuk membawa kendaraan berpelat sesuai dengan tanggalnya ganjil atau genap. Karena kita tidak menyiapkan kantong parkir bagi pengunjung yang tidak menggunakan kendaraan yang tidak sesuai dengan peraturan ganjil genap. Ini diberlakukan khusus untuk akhir pekan Jumat, Sabtu dan Minggu saja," tambah Bambang.

Bambang juga menegaskan untuk sementara pengunjung yang bisa masuk ke TM Ragunan hanya warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.

"Jadi sesuai aturan sejauh ini yang bisa masuk masih dibatasi untuk warga yang memiliki KTP DKI Jakarta. Ini akan diperiksa di loket masuk. Khusus untuk pengunjung yang ingin masuk dan membawa anak di bawah usia 12 tahun kita sudah izinkan asalkan tetap didampingi orangtua yang sudah menjalani vaksinasi minimal dosis pertama," jelasnya.

"Di dalam kita menghilangkan dahulu atraksi pertunjukan satwa, di mana sementara kita mengizinkan interaksi satwa dengan pengunjung," ujarnya.(Ssr/OL-09)

BERITA TERKAIT