16 October 2021, 18:11 WIB

Anies: Manfaat Formula-e Tidak Hanya untuk Jakarta, Juga Indonesia


Rahmatul Fajri | Megapolitan

JAKARTA resmi menjadi tuan rumah balapan ABB FIA Formula E pada tanggal 4 Juni 2022. Keputusan ini ditetapkan melalui FIA World Motor Sport Council di Paris, pada 15 Oktober 2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap dengan diputuskannya Ibu Kota menjadi tuan rumah balapan mobil listrik itu dapat bermanfaat bagi Jakarta dan Indonesia.

"Insya Allah balapan ini akan mendatangkan manfaat bagi banyak pihak di Jakarta dan Indonesia," kata Anies, melalui akun Instagramnya, Sabtu (16/10).

Anies mengatakan untuk memaksimalkan manfaat itu, pihaknya akan menggelar serangkaian acara dalam beberapa bulan ke depan hingga hari balapan.

"Untuk memaksimalkan manfaat ekonomi, Formula E di Jakarta bukan hanya digelar dalam satu acara, melainkan rangkaian acara sepanjang beberapa bulan hingga Juni 2022. Acara ini tentu akan melibatkan banyak stakeholder, termasuk UMKM," ujarnya.

Lebih lanjut, Anies mengatakan dengan dihelatnya Formula E ini akan menjadi pesan atau ajakan kepada masyarakat dunia untuk berkunjung ke Indonesia, baik sebagai turis atau investor. Ditambah dengan digelarnya balapan MotoGP di Indonesia pada 2022 akan menjadi momentum bagi Indonesia untuk menarik masyarakat dunia.

Baca juga: PDIP Soroti Pemprov DKI Bersikeras Gelar Formula E

"Hal ini tentunya akan memberikan kesempatan yang besar untuk mempromosikan negeri Indonesia," kata Anies.

Sebelumnya, Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, Alberto Longo mengapresiasi partisipasi Indonesia dalam ajang balap listrik itu pada musim depan. Ia mengapresiasi upaya Presiden Jokowi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional dan beralih pada energi ramah lingkungan. Ia mengatakan hal tersebut senada dengan pandangan pihaknya.

"Apalagi dalam merealisasikan filosofi tersebut dan untuk mengambil manfaat dari trend mobil listrik dunia, Presiden Joko Widodo berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil listrik dan baterai mobil," kata Longo, melalui keterangannya, Sabtu (16/10).

Longo juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Anies Baswedan yang mengaitkan Formula E dengan program Jakarta Langit Biru untuk mewujudkan udara yang bersih.

"Gubernur Anies mengirimkan pesan bahwa menggeser kendaraan pribadi dengan transportasi umum dan mempromosikan penggunaan mobil listrik merupakan satu dari beberapa langkah yang akan ditempuh. Ini adalah upaya lintas generasi, dan Formula E akan membantu untuk merangkul partisipasi generasi muda dan para milenial," ujarnya.

Memasuki balapan musim ke-8, Formula E juga akan hadir di kota-kota ikonik dunia, termasuk Diriyah (Saudi Arabia), Rome, Monaco, Berlin, Vancouver, New York, London and Seoul. Adapun Jakarta E-Prix 2022 akan menjadi gelaran balap pertama, dari tiga balapan yang akan dilaksanakan secara berturutan.

Sementara itu, Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto, menyampaikan bahwa trek jalanan dalam kota akan sangat efektif dalam mempromosikan Indonesia dan Jakarta. Jakpro yang akan menjadi penyelenggara, kata ia, akan menyuguhkan balapan yang menarik bagi masyarakat.

"Kami ingin masyarakat dunia menyaksikan kemajuan Indonesia, sehingga mereka tanpa ragu berkunjung ke Indonesia, baik sebagai turis maupun investor" katanya.

Formula E akan membuat nama Indonesia melambung di kancah balapan dunia. Pasalnya, pada 2022, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah beberapa gelaran balap dunia, termasuk MotoGP.

Ketua OC Jakarta E-Prix Gunung Kartiko menambahkan pihaknya akan mengemas rangkaian balapan dengan menarik dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Ia mengatakan Formula E di Jakarta bukan hanya digelar dalam satu acara, melainkan rangkaian acara sepanjang beberapa bulan hingga Juni 2022. Acara ini, kata ia, akan melibatkan banyak stakeholder, termasuk UMKM.

"Kami berharap, balapan ini akan mendatangkan manfaat bagi banyak pihak" kata Gunung.(OL-4)

BERITA TERKAIT