13 October 2021, 18:44 WIB

Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi, Polri: Kami tidak Layani Perang


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

POLRI menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melayani perang hashtag atau tanda pagar (tagar) #PercumaLaporPolisi dan #PolisiSesuaiProsedur, yang berkembang di media sosial.

Tagar itu diketahui memiliki benang merah dengan pemberitaan kasus dugaan pencabulan anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang penyelidikannya sudah dihentikan.

"Terkait pecuma lapor polisi, kita tidak pernah perang. Tugas pokok polri melindungi, mengayomi, menegakkan hukum. Tidak ada kita perang hashtag," tegas Kabag Penum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Rabu (13/10).

Baca juga: Polri Tunggu Bukti Baru Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Menurutnya, kemunculan hashtag yang berisi percuma lapor polisi, bakal menjadi bahan evaluasi agar institusi Polri semakin maju. "Tentu jawabannya meningkatkan pelayanan, pengayoman, penegakan hukum transparan dan akuntabel," imbuhnya.

Sebelumnya, tagar #PercumaLaporPolisi sempat viral di lini masa Twitter. Kini, muncul tagar baru yang berlawanan, yakni #PolriSesuaiProsedur dan diketahui menjadi trending.(OL-11)

BERITA TERKAIT