13 October 2021, 18:31 WIB

Ketua DPRD DKI: Wali Kota Jangan Jadi Kacung Pengembang


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta wali kota untuk menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik. Pihaknya pun berharap para wali kota di Jakarta tidak terpengaruh iming-iming dari pengembang.

"Saya ucapkan kepada wali kota yang baru saja dilantik, selamat bekerja. Pesan saya satu, jangan sampai jadi kacung pengembang," ujar Edi dalam keterangan resmi, Rabu (13/10).

Baca juga: DKI Siagakan 1.262 Lokasi Pengungsi untuk 105.804 jiwa

Pesan tersebut disampaikan Pras, sapaan akrabnya, ketika merespons pelatinkan dua wali kota oleh Gubernur DKI Anies Baswedan pada Rabu (13/10). Diketahui, Munjirin dilantik sebagai Wali Kota Jakarta Selatan dan Yani Wahyu Purwoko dilantik sebagai Wali Kota Jakarta Barat.

Menurutnya, dua kota administrasi tersebut memiliki persoalan yang hampir sama. Salah satunya, masalah kewajiban pengembang untuk menyerahkan fasilitas sosial dan fasilitas umum kepada Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Lantik Pejabat Baru, Anies Minta Tuntaskan Target hingga 2022

Apalagi, sudah ada Perda DKI Nomor 7 Tahun 2012 tentang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum. Aturan itu juga diperkuat Pergub DKI Nomor 12 Tahun 2020 tentang Mekanisme Penyerahan Kewajiban dari Pemegang Izin dan Non-Izin.

"Itu aset yang bisa menjadi pendapatan daerah. Makanya, jabatan wali kota itu ujian. Mau membela warga atau pengusaha," tukas Pras.

Lebih lanjut, dia menyoroti persoalan aset di Pemprov DKI, yang kerap bermasalah. Serta, menjadi pembahasan dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Ini yang harus diberesin. Pengembang besar-besar memang, tapi kita jangan takut, karena kita taat konstitusi,” katanya.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT