13 October 2021, 13:50 WIB

Anies Sebut Alat Ukur Curah Hujan Telah Tersedia di Seluruh Kelurahan


Putri Anisa Y | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan bersama seluruh jajaran Forkopimda DKI Jakarta menyelenggarakan upacara Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/10) pagi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya kesiapsiagaan pemerintah dalam rangka menghadapi musim hujan.

Selain itu juga dilakukan pengecekan kesiapan personel gabungan, peralatan dan perlengkapannya yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, POLRI, lembaga usaha dan organisasi pegiat kebencanaan lainnya.

"Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk mengantisipasi tentang potensi curah hujan. Kami juga memerlukan dukungan kolaborasi dari masyarakat demi kesiagaan menghadapi musim hujan. Ayo kita menjaga kebersihan lingkungan, bekerja bakti bersama, membersihkan saluran air, dan bijak membuang sampah di tempat sampah," ujar Anies yang memimpin apel tersebut.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kebaruan peralatan guna antisipasi musim hujan.

"Di samping itu, mulai tahun ini, kita punya alat ukur curah hujan di seluruh 267 kelurahan yang ada di Jakarta. Sehingga kita tahu persis pada saat ini kondisi hujan seperti apa. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi yang akan menjadi kunci utama dalam kesiapsiagaan menghadapi musim hujan,” tambahnya.

Baca juga: Siaga Musim Hujan, Pemkot Jakpus Siapkan 200 Truk

Ia juga menyampaikan upaya lain yang disiapkan oleh Pemprov DKI sebagai bentuk kesiagaan hadapi musim hujan, yakni dengan melakukan revitalisasi waduk dan pompa, program gerebek lumpur di lima wilayah kota administrasi, optimalisasi aplikasi JAKI sebagai kanal pelaporan masyarakat, penggunaan portal Pantau Banjir (pantaubanjir.jakarta.go.id) sebagai media penginformasian banjir, penyampaian informasi peringatan dini bencana melalui SMS Blast yang bekerjasama dengan Kementerian Kominfo RI, serta layanan telepon kedaruratan bebas pulsa pada call center Jakarta Siaga 112.

”Terdapat tiga kata kunci utama yang menjadi prinsip bagi seluruh petugas dan relawan untuk menghadapi musim hujan, yaitu Siaga, Tanggap dan Galang. Semoga ikhtiar kita berkolaborasi bersama dapat meminimalisir dampak musim hujan,” pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT