12 October 2021, 16:54 WIB

1,9 Juta Warga Jakarta belum Divaksin Covid-19


Selamat Saragih | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta terus menggencarkan program vaksinasi covid-19 kepada warga DKI dan warga non-DKI yang melakukan aktivitas di Ibu Kota. 

Hingga saat ini, tercatat 1,91 juta warga DKI belum divaksin covid-19 untuk dosis pertama. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia menjelaskan sebenarnya sudah dilakukan vaksinasi dosis pertama terhadap 10,64 juta (119%) dari total target 8,94 juta warga Jakarta.

Namun, dari jumlah tersebut, baru 66% merupakan warga ber-KTP DKI, yakni sebanyak 7,02 juta orang. Artinya, masih ada 1,9 juta warga Jakarta yang perlu divaksin dosis covid-19 untuk dosis pertama.

Baca juga: Mobilitas Pengguna KRL Masih Terkonsentrasi Pada Jam Sibuk

“Untuk program vaksinasi, total dosis pertama saat ini sebanyak 10,64 juta orang, dengan proporsi 66% warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP non-DKI,” papar Dwi, Selasa (12/10).

Sementara itu, untuk vaksinasi dosis kedua sudah mencapai 7,97 juta orang (89,2%). Itu dengan komposisi 68% atau 5,42 juta orang warga ber-KTP DKI, lalu sekitar 32% atau 552 ribu warga KTP non-DKI.

“Meski vaksinasi juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya.

Baca juga: Selesai Jadi Wagub, Ahmad Riza Sebut Tidak Pikirkan Jadi Gubernur

Warga yang belum divaksin covid-19 pun diminta segera mendatangi sentra vaksinasi. Untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar secara daring melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

Dengan mendaftar secara daring, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri. Sekaligus, bisa melakukan pre-screening tes online. Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps.

Adapun kategori warga 18+ yang dapat divaksinasi, yakni warga ber-KTP DKI, warga ber-KTP dari luar DKI tetapi berdomisili di Ibu Kota, serta pekerja di DKI yang ber-KTP dari luar DKI.(OL-11)

 

 

 

BERITA TERKAIT