10 October 2021, 10:24 WIB

Gandeng Ormas Kepemudaan, Pemkot Bekasi Percepat Vaksinasi Covid-19


Rudi Kurniawansyah | Megapolitan

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi melaksanakan perjanjian kerja sama dengan ormas kepemudaan yaitu PMI, KNPI, dan Karang Taruna untuk percepatan vaksinasi Covid-19. Kerja sama itu bertujuan untuk membawa Kota Bekasi mencapai target kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Dengan kerja sama ini dari kepemudaan yang akan bergerak aktif. Serbuan vaksinasi di Kota Bekasi berharap akan meningkatkan dengan pesat herd immunitynya," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Minggu (10/10).

Ia menjelaskan, target dari capaian vaksin di Kota Bekasi telah bergerak dengan cepat dengan menghasilkan capaian vaksin terdata sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebesar 74%. Sedangkan sesuai data tenaga kesehatan telah mencapai 66%.

"Pergerakan vaksinasi di Kota Bekasi telah bergerak di seluruh Kelurahan yang telah disebar di 10 titik per kelurahan. Itu juga dibantu sosialisasi dengan 1.018 titik di perbatasan Kota Bekasi yang langsung menjadi titik perbatasan," jelasnya.

Wali Kota Bekasi meminta pergerakan dari kepemudaan untuk aksi sosial masyarakat dalam mengajak para warga agar memastikan dirinya tervaksin dosis 1 dan dosis 2. Adapun jenis yang telah tersedia yakni Aztrazeneca, Sinovac, Pfizer dan Moderna.

Sedangkan bagi tenaga kesehatan yang sudah melakukan vaksin akan tersedia penggunaan booster dengan jenis moderna ataupun pfizer. Hal serupa juga untuk para tenaga pendidik seperti guru akan disiapkan juga untuk vaksin boosternya.

Menurut Rahmat, peran aktif para kepemudaan sangat dibutuhkan dalam peningkatan herd immunity untuk capaian vaksin di Kota Bekasi. Melalui pendekatan dengan warga serta peran RT dan RW yang terus bergerak mengajak para warha yang belum vaksin.

"Warga yang telah tervaksin akan terdata melalui Satgas Pamor RW dan juga dari kelurahan dan kecamatan yang akan mensinkronkan ke Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Selain itu, akan diberikan stiker sudah tervaksin di setiap rumah," pungkasnya.(RK/OL-09)

BERITA TERKAIT