04 October 2021, 22:58 WIB

Pengguna KRL Wajib Gunakan Masker Ganda


Selamat Saragih | Megapolitan

KAI Commuter sebagai operator kereta rel listrik (KRL) tetap memberlakukan aturan terkait protokol kesehatan (prokes) kepada para pengguna. Dari kewajiban memakai masker ganda, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta. Begitu juga terhadap penumpang kereta, juga wajib menunjukkan sertifikat vaksin kepada petugas sebagai syarat menggunakan KRL.

“KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana berjalan selama masa pandemi ini. Petugas tetap menerapkan jaga jarak aman antarpengguna dengan membatasi jumlah orang per kereta untuk mengantisipasi kepadatan,” kata Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, di Jakarta, Senin (4/10).

Selain itu, lanjutnya, petugas akan melakukan penyekatan bila kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota. Tujuannya agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam sibuk.

Aturan tambahan lainnya yang ada selama masa pandemi ini juga tetap berlaku. Aturan tambahan ini mencakup tidak berbicara saat berada di dalam kereta, lansia dan pengguna dengan barang bawaan yang besar hanya diizinkan menggunakan KRL pada pukul 10.00-14.00 WIB atau di luar jam sibuk, dan anak balita sementara belum diizinkan naik KRL.

“Untuk siswa sekolah yang belum masuk usia vaksinasi tetap dapat menggunakan KRL dengan menunjukkan surat keterangan dari sekolah untuk pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Hari ini sejak pukul 04.00-09.00 WIB, KAI Commuter mencatat pengguna KRL sejumlah 143.867 pengguna atau bertambah sekitar 5% jika dibanding dengan pekan lalu pada waktu yang sama.

Adapun stasiun yang mengalami kenaikan pengguna antara lain Stasiun Bojonggede (11.058 pengguna atau naik 9% dibanding waktu yang sama pekan lalu), Stasiun Bogor (10.874 pengguna atau naik 6% dibanding waktu yang sama pekan lalu), dan Stasiun Parung Panjang (5.172 pengguna atau naik 3% dibanding waktu yang sama pekan lalu). (OL-8)

BERITA TERKAIT