28 September 2021, 12:16 WIB

Ketua DPRD DKI: Jangan Buat Parlemen Jalanan


Yakub Pryatama | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menyayangkan atas sikap tujuh fraksi DPRD serta empat Wakil Ketua DPRD yang secara keras menolak adanya rapat paripurna interpelasi Formula E.

Padahal, rapat paripurna interpelasi Formula E telah ditetapkan dalam rapat Badan Musyawarah DPRD.

Adapun ketujuh fraksi menolak rapat paripurna karena menganggap pembahasan interpelasi awalnya tak masuk dalam undangan agenda Bamus. Ketujuh fraksi, yakni Partai Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PKS, PAN, dan PPP-PKB.

Prasetyo menyebut mestinya penolakan tersebut diwujudkan dalam rapat paripurna.

"Bamus ini forumnya paripurna di dalam rapat paripurna. Nanti itu istilahnya kuorum atau tidak kuorum, terjadi di paripurna. Jangan dibuat kayak parlemen jalanan," ungkap Pras, Selasa (28/9).

Baca juga: DPRD DKI Putuskan Hak Interpelasi Formula E Besok

Sebelumnya, tujuh fraksi DPRD DKI menyatakan sikap menolak untuk menghadiri rapat paripurna penentuan interpelasi Formula E yang rencananya digelar Selasa, 28 September besok.

Wakil Ketua DPRD DKI dari fraksi Gerindra, Mohamad Taufik menytirkan ketujuh faksi tak akan hadir dalam rapat paripurna karena agenda tersebut dianggap ilegal.(OL-5)

BERITA TERKAIT