24 September 2021, 15:04 WIB

Anggota TNI yang Tewas di Depok Ditikam Pakai Pisau Lipat


Siti Yona Hukmana | Megapolitan

POLISI mengungkap penyebab kematian anggota TNI AD, Sertu Yorhan Lopo di Kawasan Patoembak, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok. Yorhan tewas akibat ditikam menggunakan pisau lipat pada bagian dada.

"Korban datang untuk melerai. Niatnya baik untuk melerai tetapi secara spontanitas tersangka langsung menusuk pisau tepat di dada sebelah kiri," kata Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar di Mapolres Depok, Jumat (24/9).

Imran mengatakan, kala itu Yorhan hanya mencoba melerai keributan yang terjadi antara M dan korban warga sipil Adam Y. Sesfao. Namun, Yorhan malah ditikam pelaku berinisial I menggunakan pisau lipat.

"Yang bersangkutan (I) hanya solidaritas terhadap saudara M. Karena mereka semuanya (M, Adam, dan I) satu suku ," ujar Imran.

Adam mengalami luka pada bagian paha atas sebelah kanan. Sedangkan, Anggota TNI Satuan Menzikon Puziad itu meregang nyawa akibat luka di dada.

Baca juga : Bareskrim Ciduk 110 Pengedar Uang Palsu dalam 2 Tahun Terakhir

"Luka di dada kiri lubang kecil karena menggunakan pisau lipat," beber Imran.

Imran menyebut peristiwa itu terjadi pada Rabu malam, 22 September 2021. Jasad Yohan ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB pada Kamis, 23 September 2021.

Kemudian, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku I di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pukul 10.30 WIB pada Kamis, 23 September 2021. I langsung digelandang ke Polres Metro Depok.

Dia dijerat Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP terkait Menghilangkan Nyawa Seseorang. Dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasus ini berawal dari penemuan sesosok mayat pria tergeletak di kawasan Patoembak, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, pada Kamis pagi, 23 September 2021. Penemuan mayat itu menggegerkan warga setempat. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT