22 September 2021, 19:41 WIB

PDIP Minta Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Segera Diagendakan


Rahmatul Fajri | Megapolitan

FRAKSI PDIP DPRD DKI Jakarta meminta Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi untuk segera menjadwalkan rapat paripurna interpelasi Formula E. Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono mendesak pimpinan DPRD untuk segera menggelar Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas jadwal rapat paripurna.

 

Pasalnya, sejak interpelasi disampaikan oleh Fraksi PDIP dan PSI pada akhir Agustus, belum ada tindak lanjut dari pimpinan. Gembong mengatakan jangan sampai interpelasi tersebut layu sebelum berkembang. Ia mengatakan sudah menunggu lebih dari satu bulan, tetapi Badan Musyawarah (Bamus) tak kunjung membuat jadwal rapat paripurna.

 

"Kita dorong kepada pimpinan untuk segera diagendakan. Kalau tidak segera dibamuskan keburu masuk angin," kata Gembong di Jakarta, Rabu (22/9).

 

Ia mengatakan dalam rapat Bamus nantinya akan terlihat mana fraksi yang setuju atau tidak setuju dengan interpelasi Formula E. Gembong mengakui memang sejumlah anggota DPRD dari berbagai fraksi menolak adanya interpelasi Formula E. Namun, hal tersebut menurutnya masih bersifat personal, belum mewakili partai.

"Beberapa yang kita ajak diskusi 'saya masih menunggu arahan dari pimpinan'. Mudah-mudahan 2 sampai 3 hari ke depan ada perubahan dari pimpinan partai masing-masing untuk bisa sama-sama dengan PDIP dan PSI," katanya.

Terpisah, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga mendesak Pimpinan DPRD DKI Jakarta membuat jadwal pelaksanaan rapat paripurna tentang interpelasi Formula E. Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar menjelaskan desakan ini agar interpelasi Formula E tidak berujung menjadi wacana.

"Kami mendorong bahwa paripurna interpelasi harus segera dilaksanakan dan kami berharap dari PSI, paripurna bisa dilakukan minggu depan," ucap Michael dalam konferensi pers, Rabu (22/9).

Michael mempertanyakan sejak satu bulan inisiasi interpelasi disampaikan oleh Fraksi PSI dan PDIP kepada Pimpinan DPRD DKI, namun tidak kunjung ada tindak lanjut terkait jadwal rapat paripurna. Michael mengatakan dengan adanya rapat paripurna nantinya, pihaknya akan menerima apapun hasilnya. Ia mengatakan yang terpenting pernyataan penolakan ataupun persetujuan interpelasi disampaikan dalam forum resmi.

"Silakan nyatakan sikap menyetujui atau menolak interpelasi," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 49 Tahun 2021 yang memerintahkan ajang Formula E sebagai kegiatan prioritas yang harus terselenggara pada 2022. Perhelatan Formula E di Jakarta semula dijadwalkan pada 6 Juni 2020 itu kemudian harus ditunda, karena pandemi Covid-19. Ajang balap mobil listrik itu ditargetkan berlangsung pada Juni 2022 bertepatan dengan ulang tahun DKI Jakarta. Namun, PDIP dan PSI mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjelaskan secara detail tentang penyelenggaraan Formula E, khususnya dalam hal anggaran. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT