22 September 2021, 17:34 WIB

Aniaya Warga, Anggota DPRD Kota Tangerang Dilaporkan ke Polisi


Sumantri | Megapolitan

ANGGOTA DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDIP dengan inisial EM, bersama suaminya yang juga mantan anggota dewan setempat, Pb dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota, karena diduga menganiaya warga atas nama JP,26, dengan menggunakan senjata api (Senpi)

Berdasarkan informasi yang diperoleh, penganiayaan itu terjadi berawal ketika terduga pelaku meminta kepada JP untuk mencarikan tukang atau pembuat interior rumahnya.

Kemudian terduga pelaku memberikan uang kepada JP sebesar Rp225 juta. Begitu mendapatkan tukang terjadilah kesepakatan harga antara JP dan tukang tersebut sebesar Rp175 juta.

Karena interior tersebut baru akan digarap, JP memberikan uang muka sebesar Rp150 juta, dengan janji sisanya yang Rp25 juta akan dibayarkan setelah interior tersebut selesai dibuat.

Disaat interior dalam proses pembuatan, terduga pelaku mendatangi rumah JP di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten pada Minggu (19/9) malam.

Baca juga : Polisi Usut Kasus Begal di Kalideres Jakbar

Kedatangan terduga pelaku untuk mempertanyakan kenapa interior tersebut tidak kunjung selesai. Saat itulah terduga pelaku emosi hingga memukul pipi sebelah kanan dan kepala korban dengan menggunakan gagang senjata api.

Akibatnya korban mengalami luka memar dan kepala luka hingga mendapatkan empat jahitan. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Mapolres Metro Tangerang untuk ditindaklanjuti.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengaku baru tahu kejadian itu, "Terus terang kami baru tahu hari ini (Rabu, 22/9)," katanya.

Namun begitu, lanjut dia, pihaknya sudah minta kepada sekretaris dewan untuk mengeceknya. " Ya, selain sekretari dewan, kami juga sudah minta ke sekretaris Partai PDIP untuk mengecek masalah tersebut," kata Gatot Wibowo yang juga Ketua DPC PDIP Kota Tangerang sambari janji untuk informasi selanjutnya akan dikabarkan dalam waktu dekat.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi masalah tersebut mengaku belum tahu, " Saya belum monitor," katanya kepada wartawan dengan singkat. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT