19 September 2021, 22:22 WIB

Pekerja Perusahaan di Kota Bekasi Wajib Vaksinasi Covid-19


Rudi Kurniansyah | Megapolitan

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi mengajak semua pekerja perusahaan di Kota Bekasi untuk ikut vaksinasi covid-19 demi mencapai target kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Saya mengumpulkan para HRD setiap perusahaan yang berdiri di Kota Bekasi dalam upaya pencapaian herd immunity di Kota Bekasi. Sekaligus mengajak para karyawan yang bekerja untuk yang belum melaksanakan vaksinasi," kata Rahmat, Minggu (19/9).

Dijelaskannya, untuk simulasi pengadaan vaksinasi akan segera diinformasikan melalui titik dan sesuai dengan zona wilayah yang ada. Adapun ditegaskan kepada pihak perusahaan agar tidak ada yang tidak mau untuk divaksin dan akan disebarkan juga untuk keluarga pekerja.

Ia mengungkapkan, pekerja atau pegawai harus diwajibkan untuk pelaksanaan vaksinasi. Hal itu merupakan penegasan kembali bahwa vaksinasi adalah upaya pencegahan dalam wabah covid-19 sebagai antibodi jika terserang virus.

"Akan tetapi jangan menjadi jumawa jika sudah divaksin tetap melakukan penegakan protokol kesehatan seperti pemakaian masker," ujarnya.

Menurut Rahmat, Kota Bekasi terus melakukan gebrakan vaksin yang tersebar di setiap 10 titik wilayah pada 56 kelurahan. Lokasi penempatan titik vaksinasi sudah ditentukan agar warga memastikan dirinya sudah melaksanakan vaksin. Selain itu, herd immunity di Kota Bekasi harus mencapai target karena itu perlunya vaksinasi para pekerja di perusahaan.

"Kami siapkan dosisnya, tenaga kesehatannya. Hanya kami minta tempat untuk pelaksanaannya di perusahaan. Kami akan terus melakukan gebrakan ini dalam peningkatan herd immunity. Dipastikan juga ajak keluarga dan kerabat yang ingin vaksin," ungkap Rahmat Effendi.

Sejauh ini, lanjutnya, ketersediaan dosis vaksin baik itu jenis Sinovac, Aztrazeneca, Moderna, dan Pfizer cukup untuk warga di Kota Bekasi. Adapun tugas dan peran pemerintah yakni melakukan sosialisasi pentingnya vaksin bagi tubuh dalam upaya pencegahan wabah virus covid-19.

"Dengan adanya pertemuan dengan HRD perusahaan diharapkan pendongkrakan nilai tambah herd immunity dari target 70% menjadi 100%," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Ika Yarti mengatakan pihaknya akan mendata setiap perusahaan untuk melakukan gebrakan vaksinasi. Terutama untuk para pekerja karena produksi selalu menjadi prioritas perusahaan jika perusahaan penghasil barang.

"Jika perusahaan yang bergerak di bidang jasa perdagangan, para pekerja juga sangat diutamakan divaksin agar terhindar dari virus," pungkasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT