17 September 2021, 14:37 WIB

Hasil DNA Rampung, Jenazah Korban LP Tangerang Siapl Diserahkan ke Keluarga


Yakub Pryatama Wijayaatmaja |

KABAG Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan pihak DVI Polri telah mengidentifikasi jenazah terakhir WNI yang jadi korban kebakaran LP Kelas 1 Tangerang.

"Saya baru dapat hasil DNA, bhwa jenazah satu WNI sudah keluar hasil DNA-nya," papar Ahmad saat ditemui di Gedung Humas Polri, Jakarta, Jumat (17/9).

Dari keterangan yang didapat dari Ketua tim DVI Polri Kombes Herry, Ahmad menuturkan pihaknya saat ini sedang mini relonsiliasi di RS Polri.

"Untuk selanjutnya bisa diserahkan ke keluarga," terang Ahmad.

Sebelumnya, tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 41 korban kebakaran LP Tangerang, pada Kamis (16/9).

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebut dua di antaranya masih menunggu legalitas dari Tim DVI Polri.

Baca juga : Dua Kasus Korupsi DPKP Kota Depok Naik ke Penyidikan

Tetapi secara fisik, jenazah kedua korban tersebut telah dapat dikenali.

Keduanya adalah Samuel Machado Nhavene asal Nigeria dan Bambang Guntara Wibisana bin Ahmad Yanan.

"Memang secara fisik sudah dikenali tapi ada beberapa hal yang perlu dilengkapi lagi oleh tim DVI untuk dapat memastikan secara legalitas bahwa yang diperiksa adalah nama yang bersangkutan," ujar Rusdi.

Maka, Rusdi memastikan seluruh rangkaian proses identifikasi terhadap jenazah korban telah dinyatakan selesai.

Sebelumnya, amuk si jago merah melanda Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas satu Tangerang.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB."Terjadi pada pukul 1.50 di Blok C Lapas Kelas I Tangerang," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM Rika Aprianti di Jakarta, Rabu (8/9).

Sebanyak 49 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, diantaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT