15 September 2021, 12:58 WIB

DKI Lacak 2,5 Juta Warga Yang Belum Vaksin


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta melacak 2,5 juta warga ber-KTP DKI yang belum mendapatkan vaksin covid-19. Kasi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Rahma mengatakan pihaknya sampai saat ini masih sulit untuk mengetahui pasti penyebab 2,5 juta warga DKI belum divaksin. Angka ini sudah berkurang dari sebelumnya sebanyak 3 juta orang pada awal September.

"Dari 8,9 juta penduduk DKI yang berusia 12 tahun ke atas itu baru 6,4 juta orang tervaksin dosis 1 dan 4 juta orang dosis 2. Jadi baru 71% capaiannya. Masih ada 2,5 juta warga DKI yang tidak tahu ngumpet di mana belum divaksin," kata Ngabila dalam diskusi virtual, Selasa (14/9).

Ngabila memiliki dugaan terkait penyebab 2,5 juta warga belum divaksin tersebut di antaranya mereka memiliki penyakit komorbid dan masih khawatir terhadap efek vaksin. Serta ada pula warga yang merupakan penyintas covid-19 sehingga belum bisa divaksin.

"Ada juga mungkin merasa ingin merek tertentu. Jadinya itu yang harus benar-benar hati-hati. Kita masih mencari juga 2,5 juta orang Jakarta yang sebenarnya belum divaksin," jelasnya.

Baca juga: Hampir Semua Merek Vaksin Tersedia, Dinkes DKI: Jangan Pilih-pilih Vaksin

Di sisi lain, ia menyebutkan harus ada pembaruan data penduduk DKI terkait vaksin agar jumlah warga yang divaksin bisa benar-benar pasti diketahui.

"Perlu kita lakukan peremajaan kembali karena bisa jadi sebenarnya orangnya sudah pindah tapi masih kependudukannya di DKI terkait fenomena orang pilih merek vaksin kami tidak sarankan," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT