14 September 2021, 23:51 WIB

Pelunasan Commitment Fee Formula E Akan Libatkan Pihak Swasta


Rahmatul Fajri | Megapolitan

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bakal menggandeng pihak swasta untuk melunasi commitment fee penyelenggaraan Formula E di Jakarta pada tahun depan. Ia mengatakan pemerintah tidak sendiri dalam membayar commitment fee senilai Rp2,3 triliun untuk lima tahun penyelenggaraan balap mobil listrik tersebut.

"Nanti tidak hanya dibebankan oleh APBD, bahkan nanti dibebankan oleh Swasta," kata Ariza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/9).

Ia mengatakan pelunasan commitment fee tersebut nantinya bisa dilakukan pada tahun berikutnya saat Formula E akan digelar. "Nanti lunasnya tahun-tahun berikutnya dong, masa harus lunas tahun sekarang," ujarnya.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan biaya penyelenggaraan Formula E, termasuk commitment fee telah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada. Ia mengatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah mengecek anggaran Formula E dan tidak ada temuan yang janggal. "Commitment fee, kewajiban sudah dipenuhi, persiapan sudah diatur sedemikian baiknya. Temuan BPK sudah dicek, tidak ada temuan, bahkan tidak ada penundaan. Dari BPK jangankan penundaan, temuan dari BPK saja tidak ada," kata Ariza.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 49 Tahun 2021 yang memerintahkan ajang Formula E sebagai kegiatan prioritas yang harus terselenggara pada 2022. Perhelatan Formula E di Jakarta semula dijadwalkan pada 6 Juni 2020 itu kemudian harus ditunda, karena pandemi Covid-19. Ajang balap mobil listrik itu ditargetkan berlangsung pada Juni 2022 bertepatan dengan ulang tahun DKI Jakarta. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT