14 September 2021, 20:05 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi Jurnalis Di Tangsel Ditangani Polres


Syarief Oebaidillah | Megapolitan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan, Banten menunda gelar perkara kasus dugaan intimidasi terhadap jurnalis yang dilakukan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pasalnya, Kadispora Kota Tangsel, Entol Wiwi Martawijaya selaku terlapor, tidak hadir sehingga kepolisian menunda proses tahapan tersebut hingga bulan depan.

Kepala Seksi Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Tangsel, Malik Abdul Aziz menyayangkan ketidakhadiran terlapor. Sebab, kata Malik, kasus tersebut sudah berjalan dalam proses waktu yang cukup lama

"Ini terlalu lama menurut kami, seharusnya bisa untuk disegerakan. Jangan sampai ada persepsi mengulur waktu dimata publik," kata Malik di Sekretariat PWI Tangsel, BSD City, Serpong, Banten, Selasa (14/9).

Di sisi lain, praktisi hukum dari Universitas Pamulang (Unpam), Prof. Bachtiar Baetal menilai penundaan tersebut seharusnya mempertimbangkan waktu yang wajar. "Penyidik sebaiknya menjelaskan alasan penundaan tersebut. Untuk memberikan kejelasan dan kepastian hukum atas sebuah perkara, penyidik harus segera melakukan pemeriksaan," tegasnya.

Seperti diberitakan seorang pekerja pers di Tangsel diduga mendapat intimidasi dari Wiwi beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut terjadi di Gedung Kejari Tangsel. Diduga, Wiwi berada di kantor Kejari Tangsel terkait kasus korupsi dana hibah KONI Tangsel sebesar Rp7,8 miliar.

Saat wawancara berlangsung Kadispora menanyakan salah seorang wartawan media online bernama Yudi Wibowo. Saat itu, Yudi yang juga tengah melakukan tugas jurnalistik dan mendapat umpatan kasar dari Wiwi sembari mau melayangkan kepalan tangan kanannya.

Ketua Pokja Wartawan Harian Tangsel, Rizki menyayangkan sikap Wiwi tersebut. Ia menegaskan Pokja Wartawan Harian Tangsel awalnya berharap Wiwi meminta maaf. Namun karena tidak ada langkah tersebut, kasus dugaan intimidasi ini akhirnya dilaporkan ke Polres Tangsel. (OL-15)

BERITA TERKAIT