29 August 2021, 16:53 WIB

Pelajar Kota Bekasi Pertanyakan Realisasi Sekolah Tatap Muka


Rudi Kurniawansyah | Megapolitan

PARA pelajar SMAN 15 Kota Bekasi mempertanyakan realisasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) kepada Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Hal itu sehubung telah turunnya status PPKM kota tersebut dari level 4 ke level 3.

Selain itu, tingginya antusiasme para pelajar mengikuti vaksinasi massal lantaran berkeinginan segera mengikuti sekolah tatap muka yang selama pandemi covid-19 dilarang dalam 1,5 tahun terakhir.

"Selama proses PPKM, dibagi menjadi 4 level, semakin rendah levelnya semakin longgar kebijakan mobilitasnya. Apabila Kota Bekasi turun menjadi PPKM level 3, aturan sekolah tatap muka sudah diperbolehkan dengan ketentuan syarat yang berlaku. Diantaranya adanya perketatan Prokes (protokol kesehatan), dan dibatasi jumlah peserta yang hadir. Akan tetapi kita masih harus menunggu ketentuan level dari Pemerintah Pusat," kata Wakil Wali Kota Tri Adhianto, Minggu (29/8).

Baca juga :RT Zona Merah di Jakpus Berubah jadi Zona Kuning

Tri berharap jumlah pasien covid-19 di Kota Bekasi terus menurun. Herd immunity dapat terbentuk dalam waktu dekat, level PPKM terus menurun, dengan demikian aktivitas sekolah tatap muka dapat terealisasi.

Pada kesempatan peninjauan vaksinasi covid-19 itu, Tri Adhianto berkeliling melakukan interaksi kepada siswa-siswi peserta vaksinasi. Dari hasil interaksi diketahui tidak sedikit siswa dan siswi SMA yang menyampaikan aspirasinya kepada Wakil Wali Kota Bekasi.

Salah satu diantara aspirasi itu adalah, dengan kian gencarnya vaksinasi untuk siswa dan siswi di sekolah. Selain memberikan dampak positif bagi kesehatan, harapan lainnya yaitu, hal tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat untuk dapat mengeluarkan kebijakan sekolah tatap muka.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT