26 August 2021, 17:56 WIB

NasDem Dukung Pembelajaran Tatap Muka Direalisasikan di Jakarta


Valentina Chelsy/Firman Adfriana/Metro TV | Megapolitan

PARTAI NasDem mendukung pembelajaran tatap muka segera direalisasikan di DKI Jakarta. Selain karena jumlah penerima vaksin sudah memadai, Jakarta kini memasuki fase Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3.

"Saya mewawancarai langsung dan bertatap muka dengan anak SMP kemarin di Jakarta Barat. Anak SMP itu spontanitas menjawab 'Saya sudah rindu guru dan sekolah'," kata Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Hasan Aminuddin di Pulo Gadung Trade Center, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Berdampingan dengan Covid-19

Hasan hadir dalam rangka memantau kegiatan Sentra Vaksinasi NasDem Peduli. Kegiatan itu hampir dua bulan berjalan dimulai sejak 5 Juli lalu dan akan berakhir 29 Agustus mendatang. 

Sentra Vaksinasi NasDem peduli ini juga menyasar anak usia sekolah yaitu usia 12-18 tahun. Itulah yang mendasari Partai NasDem berkomitmen dan mendukung agar operasional sekolah dan pembelajaran tatap muka bisa segera direalisasikan di DKI Jakarta. 

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta rencananya akan memulai pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin 30 Agustus 2021. Untuk tahap awal, ada 610 sekolah yang akan dibuka terdiri dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK dan madrasah.

Adapun jumlah penerima vaksinasi covid-19 (dosis 1 dan 2) di DKI Jakarta berdasarkan data 12 Agustus 2021 ialah 12.592.336 dosis. 

Lebih jauh Hasan mengatakan, vaksin covid-19 memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Itu terlihat dari antusiasme masyarakat selama Sentra Vaksinasi NasDem Peduli digelar di Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali.

"Terkait DKI Jakarta, kegiatan ini bisa dibilang sangat sukses. Banyak partisipasi masyarakat secara sadar hadir tanpa diundang, hanya berupa publikasi sederhana," imbuh dia.

Di Jakarta, sebanyak 87 ribu lebih warga sudah mendapat pelayanan di Sentra Vaksinasi NasDem Peduli baik vaksinasi dosis 1 dan 2. Khusus Jakarta Timur, jumlah masyarakat yang menerima vaksin telah melampaui target, yakni di angka 15 ribu.

Sementara itu, Ketua DPD NasDem Jakarta Timur Nurcahyo Anggoro Jati menambahkan, suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut tidak lepas dari kontribusi para tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan setempat.

Ia mengungkapkan, Sentra Vaksinasi NasDem Peduli juga menerima masyarakat yang menerima dosis pertama vaksin covid-19 di tempat lain untuk percepatan kekebalan komunal. 

Baca juga: Pasien Covid-19 di RSUD Undata Palu Mulai Berkurang

Setiap harinya, panitia menyediakan 700 dosis vaksin covid-19 buatan Sinovac. Jika ada warga yang menerima vaksin non-Sinovac pada dosis pertama, pihaknya mengarahkan ke sentra vaksinasi lain. 

"Kami akan terus melakukan vaksinasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. dan sampai hari Minggu ketersediaan vaksin terjamin," tandas Nurcahyo. (A-3)

BERITA TERKAIT