24 August 2021, 11:57 WIB

DPRD Minta BUMD DKI Berinovasi untuk Dongkrak Keuntungan


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menuturkan bahwa status zona hijau DKI Jakarta saat ini menjadi kesempatan untuk seluruh Badan usaha milik daerah (BUMD) berinovasi dan melakukan terobosan.

Menurutnya, Badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta harus membuat terobosan dalam menggenjot keuntungan yang menurun akibat dampak pandemi Covid-19.

"Kami berharap BUMD bisa melakukan inovasi dan terobosan sehingga kerugian tidak berlangsung terus menerus dan perlahan bisa dikurangi. Apalagi Jakarta sudah zona hijau, saya harap BUMD melakukan percepatan 'recovery'," kata Aziz, Selas (24/8).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut  mayoritas badan usaha yang mengalami penurunan dividen, PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) justru memperoleh keuntungan karena banyak hotel-hotel di Ibu Kota yang dimanfaatkan sebagai tempat isolasi bagi tenaga kesehatan.

Hotel-hotel yang dikelola oleh PT Jakarta Tourisindo kata dia memang ditugaskan Gubernur Anies Baswedan sebagai tempat bagi para tenaga kesehatan.

"Fasilitas Jaktour dipakai tenaga medis seperti hotel terisi hampir full karena dipakai tenaga kesehatan," ungkapnya.

Diketahui, PT Jakarta Tourisindo/Jakarta Experience Board (JXB) menorehkan keuangan positif. BUMD DKI Jakarta bidang jasa pariwisata tersebut mencatatkan keuntungan sebesar Rp2,7 miliar dalam laporan keuangan 2020.

Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo atau Jaktour Novita Dewi menerangkan keuntungan itu berasal dari tingkat okupansi hotel yang terisi penuh oleh tenaga kesehatan Covid-19 serta proses efisiensi yang dilakukan dalam sektor biaya tenaga kerja secara bertahap di 2020.

"Setelah 4 tahun mengalami kerugian berturut-turut akhirnya Jaktour tahun 2020 mengalami keuntungan sebesar laba Rp2,71 Miliar,” kata Novita melalui keterangan tertulis. (OL-13)

Baca Juga: 4 Anggota Polisi Ditembak KKB Saat Evakuasi Karyawan PT Indo Papua

BERITA TERKAIT