20 August 2021, 19:58 WIB

Polisi Hentikan Penyelidikan Mural Mirip Wajah Presiden Jokowi


Sumantri | Megapolitan

POLRES Metro Tangerang Kota memutuskan untuk tidak melanjutkan penyelidikan terhadap pembuat mural mirip Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di tembok Kolong jembatan rel Kereta api Bandara Soekarno Hatta, Jalan Pembangunan 1 Kelurahan Batujaya Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten.

Mural dengan tulisan 404: Not Found tersebut, dijelaskan Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima, hanya melanggar Peraturan Daerah (Perda) dan tidak mengandung unsur pidana. "Enggak ada kok. Kami enggak menindaklanjuti," jelasnya, Jumat (20/8).

Deonijiu mengatakan, yang dilanggar yaitu Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. "Itu tidak memenuhi unsur. Itu hanya melanggar perda. Itu hanya mengotori pemandangan atau ketertiban umum. Itu enggak masuk pidana dan itu hanya kena perda saja," ungkapnya.

Dalam Perda Nomor 8 Tahun 2018 diketahui Pasal 25 ayat 1 huruf H menyebutkan setiap orang dilarang mencoret gambar pada dinding bangunan pemerintah atau milik orang lain, tempat ibadah, pasar, jalan raya, dan pagar tanpa seizin atau pengelola bangunan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tangerang, Agus Suhendra, belum bisa dimintai keterangan perihal tersebut.

Seperti diketahui, mural mirip wajah Presiden Jokowi yang berukuran sekira 1x2 meter di tembok kolong jembatan kereta api Bandara Soekarno-Hatta dilakukan dengan cara menutup kedua mata gambar tersebut dengan cat merah dan bertulisan warna putih 404:not found yang berarti eror.

Berdasarkan keterangan di lokasi, mural pelecehan terhadap wajah mirip Jokowi itu sudah ada sejak awal 2021. Hanya, warga sekitar tidak perhatian dan memahami makna dari tulisan 404:not found tersebut.

Padahal setiap hari di kolong itu banyak masyarakat yang berlalu lalang dan nongkrong sambil minum kopi di sekitar mural. "Hampir setiap hari kami nongkrong di sini dan banyak pembeli yang mampir untuk minum kopi," kata pedagang kopi keliling, Irsyad, yang kerap mangkal di lokasi, Kamis (12/8).

Baca juga: Aparat Diminta tidak Berlebihan Merespons Kritik Masyarakat

Namun, kata dia, dirinya beserta warga tidak memperhatikan tulisan yang menutupi kedua mata mural mirip wajah presiden tersebut. Begitu pula dengan si pembuat mural. Irsyad mengaku tidak tahu karena gambar itu dibuat pada malam hari.

"Kami enggak tahu siapa yang melukisnya. Tahu-tahu paginya kaleng cat sudah berserakan di sekitar kolong rel," kata dia. (OL-14)

BERITA TERKAIT