16 August 2021, 20:36 WIB

Niat Membubarkan Tawuran, Tukang Ojek Ditusuk Hingga Tewas


Rahmatul Fajri | Megapolitan

SEORANG pria bernama Indramayu, 51, tewas setelah disabet senjata tajam dalam aksi tawuran di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta, pada Senin (16/8) dini hari. 

Indramayu yang saat itu berupaya membubarkan tawuran, justru meregang nyawa setelah terkena sabetan senjata tajam. Adik korban, Mega Nilamsari, mengungkapkan bahwa kakaknya tidak ikut dalam aksi tawuran. 

Menurut Mega, kakaknya saat itu tengah dalam perjalanan pulang. Serta, berniat meleraikan aksi tawuran. Namun sayangnya, ada seseorang yang menyerang kakaknya.

Baca juga: Berencana Tawuran, 6 Anak di Bawah Umur Diamankan

"Memang dia ambil bambu bendera, maksudnya mau bubarin tawuran itu. Nah, tiba-tiba orang nyerang kakak saya," tutur Mega saat ditemui di rumah duka, Senin (16/8)

Lebih lanjut, dia bercerita bahwa kakaknya sempat dikejar pelaku tawuran. Korban yang terjatuh langsung dimanfaatkan pelaku tawuran untuk mengayunkan senjata tajam. Alhasil, perut dan dada korban terkena tusukan.

Kakak Mega, Indramayau, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Namun, pendarahan hebat membuat korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Baca juga: Polisi Tangkap Empat Pelaku Tawuran di Jakarta Pusat

Setelah sempat menjalani perawatan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban mengalami luka yang cukup serius di bagian perut dan dada. Serta, mengalami pendarahan hebat.

Rencananya, pihak keluarga akan langsung memakamkam korban di TPU Kemiri, Jakarta Timur. Mega berharap kepolisian bisa segera menangkap pelaku yang menewaskan kakaknya. "Kita serahkan saja ke pihak kepolisian," lirihnya.(OL-11)


 

BERITA TERKAIT