27 July 2021, 14:14 WIB

Bongkar Mafia Alkes, Polda Metro Siap Bentuk Tim Khusus


Yakub Pryatama Wijayaatmaja |

POLDA Metro Jaya bersama Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta siap membentuk tim khusus untuk membongkar mafia importasi alat kesehatan.

Pasalnya, kelompok mafia itu diduga menjadi penyebab kelangkaan sejumlah alat kesehatan di masa pandemi covid-19. Salah satu alat kesehatan yang sering disalahgunakan ialah tabung oksigen.

Sejauh ini, jajaran Polda Metro Jaya telah mengungkap beberapa kasus penimbunan, hingga pemalsuan tabung oksigen oleh sejumlah pihak. Terdapat 166 tabung oksigen yang disita kepolisian. 

Baca juga: Kasus Aktif Covid DKI Turun, Anies: Jakarta Masih Belum Aman

Adapun 138 tabung oksigen di antaranya siap dihibahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Jadi memang ada orang atau kelompok yang memanfaatkan kelangkaan dengan cara memalsukan atau melakukan impor, namun tidak sesuai dengan mekanismenya," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Selasa (27/7).

Fadil memastikan pihaknya akan memberantas pelaku yang mengganggu mekanisme pelayanan kesehatan terkait kebutuhan tabung oksigen. Menurut dia, seharusnya stok oksigen di DKI Jakarta cukup, namun jumlah tabung untuk masyarakat yang sangat terbatas.

Baca juga: Setelah 3 Pekan PPKM, IGD di Jakarta Mulai Lengang

Pihaknya telah menindaklanjuti aksi kejahatan dalam importasi tabung oksigen dengan membentuk satuan tugas. "Kami akan bergabung dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan teman-teman Bea Cukai. Mereka yang mencoba memanfaatkan situasi ini bisa kita tindak," tegas Fadil.

Diketahui, oknum menjual tabung oksigen ukuran satu meter kubik seharga Rp2,5 juta. Padahal, harga tabung oksigen sebelum pandemi covid-19 hanya Rp300-900 ribu.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT