20 July 2021, 10:34 WIB

Giliran DPRD Kabupaten Bogor Sumbang 60 Ton Beras dan APD


Dede Susanti | Megapolitan

Gerakan uluran tangan untuk menangani dampak ikutan pandemi terus bergeliat. Kini, giliran anggota DPRD Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa puluhan ton beras kepada masyarakat.

Berton-ton beras itu merupakan hasil urunan (iuran dalam istilah Sunda). Setiap anggota dewan menyumbang satu ton beras.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, beras tersebut kemudian dititipkan ke seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) setiap partai yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Bogor.

Baca jugaAnies Maknai Idul Adha sebagai Pengorbanan untuk Menjadi Lebih Baik

Diketahui ada sembilan partai yang memiliki kursi, yakni Gerindra, PKS, Golkar, PPP, PDI Perjuangan, Demokrat, PAN, PKB dan Hanura.

"Jadi ini adalah inisiatif dari seluruh teman-teman di DPRD. Mereka menyumbangkan satu ton beras. Bahkan ada yang lebih,"kata Rudy, Selasa (20/7).

Harapannya, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat selama PPKM darurat. Rudy dan 54 anggota DPRD Kabupaten Bogor lainnya, merasa masyarakat kesulitan selama PPKM darurat ini, terlebih banyak tempat usaha dikurangi jam operasionalnya, bahkan dihentikan.

"Saya juga mengimbau, bagi masyarakat yang berkecukupan agar membantu sesama. Meskpun kami juga tahu kalau semua elemen terdampak PPKM Darurat. Tapi tidak ada salahnya untuk kita berbagi," kata politisi Gerindra itu.

Selain 60 ton beras, ada juga 500 buah baju hazmat untuk diberikan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas.

Pihaknya berharap dengan bantuan itu, pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin meningkat.

"Ini bentuk kepedulian dan dukungan kita kepada tenaga kesehatan, meski jumlahnya tidak banyak. Baju hazmat ini kita akan berikan untuk tenaga kesehatan, khususnya di puskesmas-puskesmas,"pungkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT