19 July 2021, 17:54 WIB

Kondisi Covid-19 Jakarta, Anies Sebut 1.400 Orang Antre Masuk IGD


Selamat Saragih | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, menggambarkan kondisi rumah sakit di DKI Jakarta yang penuh dengan antrean pasien Covid-19 hingga ke lorong dan halaman rumah sakit. Setidaknya total 1.400 orang yang mengantre masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapat perawatan.

"Yang mengantre untuk bisa masuk IGD tampak pasien-pasien di lorong-lorong puskesmas di rumah-rumah itu bisa sampai sekitar 1.400 orang karena keterbatasan kapasitas rumah sakit," kata Anies dalam rekaman suara, di Jakarta, Senin (19/7).

Anies menyebut kondisi ini berjalan selama beberapa minggu. Setiap ada masyarakat yang hendak mendapat perawatan di rumah sakit, kondisi rumah sakit sudah penuh.

Tidak hanya antrean untuk masuk IGD saja, pasien yang sudah berada di IGD pun harus mengantre untuk masuk kamar perawatan.

Baca juga: Jakarta belum Layani Kremasi Jenazah Covid-19

"Selama beberapa minggu ini banyak sekali masyarakat datang ke rumah sakit. Tetapi rumah sakit dalam posisi pasirn penuh. Jadi ada mengantre di halaman sebelum masuk di IGD, menunggu bisa masuk kamar perawatan itu sekitar 1.900 orang," kata Anies.

Angka keterisian tempat tidur perawatan pasien Covid-19 per tanggal 17 Juli 2021 mencapai 89 persen. Dari 11.608 tempat tidur isolasi yang disediakan di 140 rumah sakit, sudah terisi sebanyak 10.281 tempat tidur.

Sedangkan untuk tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) terisi sebanyak 94 persen. Dari total 1.546 tempat tidur yang disediakan sudah terisi sebanyak 1.447 tempat tidur.

Untuk mengantisipasi antrean, Anies menambahkan, Pemprov DKI Jakarta secara masif membuka rumah sakit sementara seperti Asrama Haji Pondok Gede.

"Itu sebabnya ditambahkan rumah sakit rumah sakit sementara seperti Wisma Haji untuk bisa menampung mereka," ujar Anies. (OL-4)

BERITA TERKAIT