19 July 2021, 16:25 WIB

Kasus Masih Tinggi, DPRD DKI Minta PPKM Darurat Dilanjutkan


Hilda Julaika | Megapolitan

DPRD DKI Jakarta meminta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat harus tetap dilanjutkan. Pasalnya, penambahan kasus covid-19 di Jakarta masih sangat tinggi.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Nova Harivan Paloh meminta perpanjangan PPKM Darurat dilakukan sampai ada penurunan tren kasus harian covid di Jakarta. Termasuk sampai kondisi keterisian rumah sakit stabil kembali. Untuk diketahui Bed Occupancy Ratio (BOR) di Jakarta saat ini selalu berada di atas 90%. Sementara angka aman dari WHO BOR di bawah 60%.

"Memang perlu ini (PPKM Darurat) ini dilanjutkan. Sampai benar-benar di angka stabil, khususnya untuk kondisi rumah sakit bisa stabil. Baru kita berpikir langkah selanjutnya seperti apa," kata Nova dalam acara diskusi secara virtual, Senin (19/7).

Ia meminta ada penanganan di tataran mikro berupa karantina wilayah dengan ketat. Karena saat ini klaster rumah tangga atau keluarga yang paling banyak.

Baca juga: Muhammadiyah Imbau Salat Id di Rumah dan Sembelih Hewan Kurban di RPH

"Di tataran mikro ini perlu diperketat. Dari perumahan ini perlu sekali. Karena kalau kita lihat di masyarakat ini masih banyak masyarakat yang abai," jelasnya.

Hal yang sama diutarakan oleh Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Jhonny Simanjuntak, juga mengutarakan hal yang sama untuk melanjutkan PPKM Darurat sampai adanya penurunan kasus covid-19.

"Ini memang memiliki dampak bagi pelaku ekonomi dan masyarakat kecil. Oleh karena itu, di sini peran pemerintah sebagai leader mereka bisa menjelaskan kepada masyarakat secara komprehensif. Perlu sosialisasi dari orang kesehatan dan mengajak tokoh agama dan masyarakat," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini harus upaya kolaborasi bersama baik dari pemerintah dan masyarakat. Untuk sama-sama menyadari situasi ini dan mengetatkan pengawasan protokol kesehatan. (OL-4)

BERITA TERKAIT