19 July 2021, 10:53 WIB

Ada PPKM Darurat, Pekerja Tanpa STRP di Stasiun Sudimara Menurun


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

PARA pekerja yang akan menaiki KRL di Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan, terpantau membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), Senin (19/7).

Dari pantauan Media Indonesia, di tengah PPKM Darurat, anak kereta atau 'anker' yang hendak pergi bekerja terkena penyekatan di pintu masuk Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan.

Pada pukul 09.03 WIB, suasana di Stasiun Sudimara terpantau tidak terlalu ramai. Para pekerja harus melalui pemeriksaan petugas terlebih dahulu guna menaiki KRL.

Baca juga: Hoaks Dr Louis Memakan Korban, Polri Turun Tangan

Petugas pun menerima STRP berupa kertas maupun file PDF di HP.

Tidak hanya mengecek STRP, petugas juga memeriksa identitas pekerja. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan data STRP dan identitas pekerja tidak berbeda.

Petugas juga menekankan kepada penumpang agar memakai masker dobel.

"Tidak terlalu banyak (yang tidak bawa STRP). Paling cuma 1-2 orang," ungkap salah satu petugas di Stasiun Sudimara.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran dengan No SE 50 Tahun 2021 tentang perubahan atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 42 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.

Hal itu menjadi syarat naik kereta selama PPKM darurat untuk menekan mobilitas masyarakat.

Kebijakan pengguna kereta untuk membawa STRP selama PPKM Darurat berlaku dimulai 12 Juli 2021 sampai akhir PPKM Darurat. (OL-1)

BERITA TERKAIT