19 July 2021, 09:38 WIB

26 Ribu Warga di Komunitas Pasar Sudah Divaksin Covid-19


Hilda Julaika | Megapolitan

PERUMDA Pasar Jaya mencatat sebanyak 26.434 orang telah menerima vaksin covid-19. Mereka terdiri dari pedagang, pegawai, petugas kebersihan, petugas keamanan, petugas parkir, hingga masyarakat.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin merinci penerima vaksin di Pasar Tanah Abang sebanyak 14.000 orang, Pasar Induk Kramat Jati 3.000 orang, Pasar Kebayoran Lama 1.767 orang, Pasar Kenari Lama 650 orang, dan karyawan Pasar Jaya 800 orang.

"Untuk di Pasar Kramat Jati 600 orang, Pasar Blok M Square 4.272 orang dan di Pasar Rumput mencapai 1.355 orang," ujarnya, Senin (19/7).

Baca juga: Jakarta belum Layani Kremasi Jenazah Covid-19

Menurutnya, minat pedagang dan masyarakat untuk divaksin cukup tinggi sejak awal kegiatan vaksinasi dimulai. Hal itu disebabkan komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, khususnya, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.  

"Kesadaran pedagang kita untuk divaksin cukup tinggi. Selain itu testimoni antarpedagang juga membuat antusias terhadap vaksinasi meningkat," terangnya.

Menurutnya, pedagang akan merasa lebih aman dan nyaman untuk berdagang melayani konsumennya setelah divaksin. Hal itu juga berlaku bagi pengunjung yang semakin yakin kembali berbelanja karena para pedagang sudah divaksin.

"Sejak awal, kita terus dukung dan bantu segala kesiapannya termasuk melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar semuanya mau menerima vaksin ini. Gerakan vaksinasi ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM di pasar untuk bisa mulai bangkit, apalagi pasar itu berada di sektor kritikal yang keberadaanya sangat diperlukan untuk mendukung kebutuhan warga DKI Jakarta," bebernya.

Ia menambahkan, Perumda Pasar Jaya memiliki komitmen mendukung program vaksinasi covid-19 ini dengan harapan terwujudnya herd immunity agar pandemi ini bisa berangsur terkendali.

"Meski sudah menerima vaksin, pengetatan protokol kesehatan di dalam pasar masih menjadi hal prioritas pengelola. Hal ini dilakukan agar pasar tetap aman dan tidak menjadi tempat penyebaran covid-19," tandasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT