12 July 2021, 20:24 WIB

Kurang Duit, Pembangunan Jalur Sepeda di DKI Terhambat


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan jalur sepeda hingga 110 km tahun ini. Sehingga, dengan jalur sepeda yang telah dibangun tahun lalu sepanjang 63 km, diharapkan ada penambahan hingga 173 km jalur sepeda.

Namun demikian, target tersebut sulit terpenuhi karena pandemi covid-19. Pandemi telah melemahkan perekonomian Jakarta sehingga menyulitkan pendapatan APBD 2021 ini.

Sebelumnya, Pemprov DKI merencanakan pembangunan jalur sepeda akan berbarengan dengan pembangunan trotoar. Menurut Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, pembangunan jalur sepeda rencananya akan dilakukan bertahap.

"Jalur sepeda sudah termasuk dalam perencanaan. Hanya saja dengan kondisi anggaran yang ada pelaksanaannya kemungkinan bertahap. Tahun ini diutamakan untuk pekerjaan trotoarnya dulu," jelasnya saat dihubungi Media Indonesia.

Sementara itu, pembangunan trotoar masih terus berjalan tahun ini di delapan lokasi yakni Jl. Senopati, Jl. Suryo, Jl. Wolter Monginsidi, Jl. Trunojoyo, Jl. Duri Kosambi, Jl. RA Fadillah, Jl. Menuju Pintu satu Mabes TNI Cilangkap, dan Jl. Gunawarman.

Anggaran pembangunan trotoar ini bersumber dari APBD dengan nilai kurang lebih Rp100 miliar. Rata-rata proses lelang dan tanda tangan kontrak dengan kontraktor selesai pada Juni lalu dan pekerjaan pembangunan dilakukan bulan ini.

"Ditargetkan selesai November 2021 ini kecuali untuk Kota Tua karena ada penyesuaian dengan rencana penerapan LEZ (low emission zone) serta relokasi PKL," pungkasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT