07 July 2021, 13:36 WIB

Cek Stasiun, Anies: Masih Banyak Perusahaan Wajibkan Pekerja Masuk


Hilda Julaika | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masih banyak perusahaan atau perkantoran yang mewajibkan karyawannya bekerja. Padahal di masa PPKM Darurat perusahaan nonesensial diwajibkan tutup 100%, sementara untuk esensial dibatasi 50%, kecuali untuk sektor kritikal yang boleh beroperasi 100%.

Hal itu merupakan hasil pengamatan Anies di Stasiun Cikini dan Stasiun Gondangdia yang melihat kedatangan para pekerja. Mereka menggunakan transportasi umum untuk pergi bekerja ke kantor hari ini, Rabu (7/7).

"Pak Pangdam, Kapolda, kita sama-sama reviu dan menemukan bahwa masih banyak perusahaan-perusahaan yang mengharuskan pekerjanya masuk. Padahal perusahaan tersebut tak bergerak di bidang kritikal dan esensial. Pekerja pasti mengikuti aturan perusahaan," kata Anies di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.

Oleh karena itu, ia meminta para petinggi perusahaan harus bertanggung jawab melindungi pekerja dan warga Jakarta. Karena penutupan dan pembatasan kantor ini bukan hanya aturan melainkan untuk keselamatan dan nyawa warga Jakarta.

"Bukan soal untung rugi, tapi soal nyawa. Karena ini yang kami saksikan tadi masih banyak mereka yang diharuskan masuk. Walaupun bidangnya bukan esensial. Ada perhotelan, penjaga toko, perusahaan perkebunan, pertambangan. Itu semua bukan masuk kategori esensial dan kritikal," ungkapnya.

 

Bila ditemukan pelanggaran di perkantoran, nama perusahaan akan dicatat. Kemudian perusahaan pelanggar tersebut akan didatangi oleh tim dari Pemprov DKI Jakarta untuk diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT