03 July 2021, 10:22 WIB

Terbanyak Selama Pandemi, Anies: 300 Jenazah Covid-19 dimakamkan Kemarin


Hilda Julaika | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan sebanyak 300 jenazah Covid-19 dimakamkan kemarin Jumat (2/7). Hal ini menghawatirkan Anies, pasalnya pada gelombang pertama paling tinggi pemakaman covid-19 sebanyak 140 per hari.

“Sekarang sudah lebih dari 300 pemakaman. Minggu yang lalu untuk pertama kalinya sampai angka di atas 150 pemakaman. Lalu di atas 200 pemakaman, lalu di atas 250 pemakaman, dan kemarin di atas 300 pemakaman,” kata Anies saat menggelar rapat darurat bersama pegawai Pemprov DKI Jakarta secara daring, Jumat (2/7) malam.

Ia menekankan jumlah pemakaman tersebut bukan sekedar angka saja. Melainkan merupakan saudara, ayah, ibu, anak, adik dari warga Jakarta yang menjadi korban covid-19.

“Ini kondisi yang amat berat bagi warga Jakarta,” imbuhnya.

Adapun saat ini kasus aktif Covid-19 di Jakarta sudah menembus 78.394 kasus. Padahal pada 15 Juni kasus aktif masih sebanyak 12 ribu. Kemudian, 8 hari kemudian pada tanggal 24 Juni kasus aktif meningkat dua kali lipat menjadi 40.636 kasus.

Lalu pada tanggal 27 Juni kasus aktif bertambah menjadi 57.295 kasus. Hal ini bisa mengancam DKI Jakarta menembus 100.000 kasus aktif.

“Ini semua menggambarkan bahwa setiap 8 hari kasus meningkat sebanyak 2 kali lipat. Artinya, jika hari ini angkanya 78 ribu dan situasi tidak berubah, kita akan mencapai angka di atas 100 ribu,” cemasnya.

“Dan ini adalah manusia yang harus diselamatkan yang pasti keluarganya khawatir, yang pasti keluarganya tegang. Dan resiko kematian ada di situ,” Anies mengingatkan.

Pemprov DKI Jakarta pun menyebut akan terus melakukan peningkatan kapasitas rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Sembari meningkatkan kemampuan 3T. (Hld/OL-09)

BERITA TERKAIT