22 June 2021, 04:55 WIB

PPKM Diperketat, Pengunjung Mal Diperkirakan Tinggal 10%


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ASOSIASI Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) memperkirakan, ada penurunan yang tajam dari pengunjung mal saat Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) diperketat mulai besok (22/6) hingga (5/7).

Pasalnya, pemerintah mengatur ada pembatasan jam operasional dan pengunjung pusat perbelanjaan selama dua minggu kedepan.

"Diperkirakan tingkat kunjungan akan turun cukup drastis sehingga hanya akan tersisa sekitar 10% saja," ujar Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja kepada wartawan, Senin (21/6).

APPBI pun mengaku keberatan dengan pembatasan jam operasional mal yang hanya sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 25%.

Alphonzus pun meramalkan, langkah pembatasan itu bisa berdampak pada penurunan perekonomian karena berdampak pada income (pendapatan) pengusaha dan pihak lainnya.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Tetapkan 10 RT sebagai Zona Merah

"Dengan pembatasan ini maka sudah dapat dipastikan bahwa perekonomian akan kembali terpuruk," ucapnya.

Berkaca dari kebijakan pemerintah pada awal tahun ini soal pembatasan di pusat perbelanjaan, Alphonzus menilai, langkah itu tidak efektif menekan jumlah kasus positif covid-19, jika hanya dilakukan secara parsial dan tidak disertai dengan penegakan protokol Kesehatan yang ketat dan konsisten.

APPBI pun mengklaim, mal-mal yang ada di Ibu kota dan daerah lainnya telah menjalankan prosedur prokes sesuai aturan yang berlaku.

"Sejak awal pandemi terjadi, pusat perbelanjaan telah menunjukkan keseriusan serta komitmen yang kuat untuk terus menerus memberlakukan protokol kesehatan yang ketat," ucap Alphonzus.

Pemerintah diminta memastikan bahwa pembatasan kali ini benar - benar disertai dengan penegakan yang kuat atas pemberlakuan serta penerapan protokol kesehatan yang kuat, disiplin dan konsisten.

"Sehingga pengorbanan besar dibidang perekonomian tidak menjadi sia - sia kembali," tandas Alphonzus. (OL-4)

BERITA TERKAIT