18 June 2021, 12:00 WIB

Cegah Anak Putus Sekolah di Kota Depok, Disdik Dirikan 7 SMP Negeri


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

DINAS Pendidikan (Disdik) Kota Depok mendirikan sebanyak tujuh Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Pasalnya, banyak pelajar yang lulus Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tidak tertampung di SMPN Kota Depok.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohammad Thamrin mengharapkan tujuh SMPN yang didirikan ini bisa menjadi solusi mengentaskan warga atau anak putus sekolah maupun anak terancam putus sekolah di Kota Depok.

"Dengan ditambah 7 SMPN diharapkan daya tampung di SMPN bisa mencapai diatas 30% atau lebih dari 9.000-an siswa dan menjadi sulusi untuk mencegah anak putus sekolah di Kota Depok," ujar Thamrin, Jumat (18/6).

Thamrin mengungkapkan penambahan SMPN disepakati setelah Pemerintah Kota melakukan kajian.

“Tiap tahun ada 36 ribu pelajar SD baik Negeri maupun Swasta, termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang lulus di Kota Depok, sementara daya tampung ke SMPN hanya 9.000-an,” ujarnya.

Dengan penambahan sekolah tersebut, jumlah SMPN di Kota Depok menjadi 33 yang sebelumnya hanya 26 SMPN.

“Tambahan 7 SMPN baru tersebut dipusatkan di lokasi sejumlah kecamatan di Kota Depok,” imbuhnya.

Baca juga:  17.002 Lulusan SMP di Depok tidak Tertampung di SMA-SMK Negeri

Ketujuh SMPN baru tersebut yakni SMPN 27 Kota Depok yang menumpang belajar di SD Negeri Palsunung Selatan 3 Kota Depok. SMPN 28 Kota Depok yang menumpang belajar di SMPN 8 Kota Depok. SMPN 29 Kota Depok yang menumpang belajar di SMPN 9 Kota Depok. SMPN 30 Kota Depok yang menumpang belajar di SDN Depok Baru 5 Kota Depok.

Lalu, SMPN 31 Kota Depok yang menumpang belajar di SMPN 6 Kota Depok. SMPN 32 Kota Depok yang menumpang belajar di SMPN 4 Kota Depok. Sedangkan SMPN 33 Kota Depok yang menumpang belajar di SMPN 3 Kota Depok.(OL-5)

BERITA TERKAIT