09 June 2021, 11:41 WIB

Jajal LRT Jabodebek, Jokowi: Tanpa Suara, Nyaman Sekali


Dhika Kusuma Winata | Megapolitan

PRESIDEN Joko Widodo meninjau progres pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek. Tidak hanya meninjau lokasi stasiun, Presiden turut menjajalnya dari Stasiun Harjamukti Cibubur ke Stasiun Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kepala Negara terkesan dengan performa kereta ringan itu.

"Tadi kita mencoba. Tadi keretanya halus, nyaman, kecepatannya juga baik. Dapat dikatakan tanpa suara, nyaman sekali," tutur Jokowi di Stasiun LRT TMII, Jakarta, Rabu (9/6).

Kereta ringan yang akan menghubungkan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi itu ditargetkan rampung pertengahan tahun depan.

Baca juga: Jokowi Minta LRT Jabodebek Bisa Beroperasi Juni 2022

Presiden menyampaikan progres pembangunan LRT Jabodebek itu sudah mencapai 84,7%. Uji coba dijadwalkan pada April 2022 dan operasional resmi pada Juni 2022.

"Kenapa LRT ini kita bangun? Kita ingin membangun transprotasi massal yang terintegrasi. MRT, LRT, kereta bandara, bus Transjakarta semuanya terintegrasi sehingga terjadi efisiensi dalam orang bepergian dari satu titik ke titik yang lain dan kita harapkan setelah ini selesai kita akan masuk kepada titik-titik yang lain," imbuhnya.

Presiden juga menyampaikan LRT yang 100% dibangun perusahaan dalam negeri itu oleh PT Industri Kereta Api (PT Inka) dan PT Adhi Karya semua konstruksinya dikerjakan di Indonesia.

Jokowi menyatakan model pembangunan seperti itu bisa menjadi modal penting untuk kemajuan industri perkeretaaapian. Presiden menginginkan agar perusahaan dalam negeri juga bisa membangun LRT di negara-negara lain.

"Pengalaman membangun keretanya oleh PT Inka ini akan menjadi fondasi apabila kita membangun LRT, membangun kereta untuk negara-negara lain. Sekarang kan kita sudah ekspor kereta ke Bangladesh dan Filipina. Kita harapkan LRT juga akan seperti itu," tegas Jokowi. (OL-1)

BERITA TERKAIT