08 June 2021, 21:02 WIB

Bisa Angkut 1.308 Orang, Progres LRT Jabodebek Capai 85%      


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMBANGUNAN kereta api ringan (LRT - light rail transit) Jabodebek dilaporkan hampir rampung. Saat ini, pembangunannya sudah mencapai 84,6 persen. Targetnya, LRT ini dapat beroperasi pada 2022.

LRT Jabodebek nantinya akan memiliki 18 titik stasiun pemberhentian. Dalam kondisi normal, satu rangkaian LRT dapat mengangkut 740 orang penumpang dan bisa mengangkut 1.308 orang dalam kondisi padat.

“Harapannya LRT ini bisa dioperasikan tahun depan. Sebagian sarana dan prasarana sudah selesai. Kami ingin mempersiapkannya dengan cukup untuk melakukan uji dinamis," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan resmi, Selasa (8/6).

Pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 terdiri dari beberapa lintasan. Rinciannya, pertama, lintas pelayanan rute Cawang-Cibubur sepanjang 14,8 kilometer yang saat ini pembangunannya mencapai 93,8%. 

Baca juga : Wagub DKI Tegaskan Tak Ada Niat Anak Emaskan Pengguna Road Bike

Kedua, lintas pelayanan rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 11 kilometer, yang saat ini mencapai 84,3%. Dan, ketiga, lintas pelayanan rute Cawang-Bekasi Timur sepanjang 18,4 kilometer, yang saat ini mencapai 90,9%.

Selain tiga lintasan tersebut, saat ini juga tengah dibangun Depo LRT Jabodebek berlokasi di Bekasi Timur. Pembangunannya telah mencapai 44,1%. Adapun, kecepatan kereta itu maksimalnya mencapai 80 kilometer per jam.

Budi menuturkan, pembangunan LRT Jabodebek adalah bagian dari upaya pemerintah dalam menyelesaikan masalah lalu lintas wilayah perkotaan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya. 

“Tidak hanya itu, pembangunan LRT ini juga memberi kesempatan bagi anak bangsa untuk mempelajari teknologi angkutan massal kereta api,” tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT