06 June 2021, 03:15 WIB

DPRD Dukung Pembukaan Karaoke di Jakarta dengan Prokes Ketat


Hilda Julaika | Megapolitan

ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Ahmad Lukman Jupiter, mendukung rencana uji coba pembukaan tempat karaoke di Jakarta. Dengan catatan harus ada penerapan protokol Kesehatan (prokes) yang ketat.

Menurutnya hal ini lebih baik dilakukan, ketimbang pengelola tempat hiburan justru buka sambil kucing-kucingan bekerjasama dengan oknum petugas di lapangan.

“Sebaiknya tempat hiburan malam memang dibuka saja sekalian. Karena, pendapatan pajak di tempat hiburan yang nekat buka mereka tidak melaporkan pendapatan pajaknya ke Pemprov DKI,” kata Jupiter, Sabtu (5/6).

Adapun protokol Kesehatan yang ketat menjadi wajib dilakukan oleh penyelenggaran tempat karaoke. Karena jika tidak diterapkan, karaoke menjadi tempat yang sangat rentan penularan covid-19.

Baca juga: 22 Warganya Positif Covid, RT 11/09 Kayu Putih Lockdown Mikro

“Di antaranya, para penyelenggara tempat hiburan wajib menyediakan rapid tes antigen bagi para pengunjung. Jadi, mereka harus dipastikan sehat sebelum masuk room yang kapasitasnya juga sesuai aturan Kemenkes yakni 50% dari kapasitas ruangan,” rincinya.

Selanjutnya, para pengunjung juga tetap harus diwajibkan mengenakan masker selama berada di lokasi tempat hiburan. Walaupun program vaksinasi di Jakarta juga terus dilakukan di masyarakat. Namun, penerapan protokol Kesehatan masih harus terus dilakukan.

Menurutnya saat ini telah terjadi kontraksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI hingga mencapai 40% sejak Jakarta dihantam pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu.

Sehingga dengan dibukanya tempat hiburan malam, Jupiter merasa optimis, Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI perlahan akan tumbuh. Untuk selanjutnya akan sangat membantu dalam pemulihan ekonomi dan sekaligus pemulihan kesehatan bisa dilakukan secara berkesinambungan. (OL-4)

BERITA TERKAIT