28 May 2021, 17:16 WIB

Eks Dirut Sarana Jaya Ditahan KPK, Wagub DKI: Jadi Pelajaran


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MANTAN Direktur Utama Perumda Sarana Jaya Yoory C Pinontoan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia terjerat kasus dugaan korupsi pembelian lahan di Munjul, Jakarta Utara. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun menghargai keputusan KPK. Menurutnya, Pemprov DKI mengedepankan asas praduga tak bersalah. Namun, mantan anggota DPR RI itu menyerahkan semua proses penyelidikan kepada lembaga antirasuah.

Baca juga: KPK Tahan Eks Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya

"Tugas kami sebagai Pemprov DKI adalah mengajak kita semua untuk selalu membiasakan asas praduga tak bersalah pada semua pihak. Aparat dapat bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan aturan," jelas Ariza, sapaan akrabnya, di Balai Kota, Jumat (28/5).

Politikus Partai Gerindra berharap para pihak yang terkait dengan kasus korupsi itu segera dipanggil untuk dimintai keterangan. Lalu, menjelaskan perkara sejelas-jelasnya.

"Apapun hasilnya, kita harus hormati. Semua punya hak masing-masing. Apakah nanti setelah depositokan hasilnya seperti apa. Upamanya punya hak banding, dari aparat juga punya hak masing-masing. Mari kita saling menghormati, saling mendukung satu sama lain," pungkas Ariza.

Baca juga: Usut Kasus Tanah Munjul, KPK Periksa Sejumlah Saksi

Peristiwa ini dikatakannya menjadi pembelajaran bagi Pemprov DKI serta BUMD, agar lebih berhati-hati dalam melakukan program kerja. Diketahui, Pemprov DKI Jakarta menugaskan kepada Perumda Sarana Jaya untuk membeli banyak tanah yang difokuskan sebagai bank tanah.

"Semua harus dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan juga SOP yang ada. Tidak kalah penting, mari kita pastikan Jakarta bebas dari KKN," tutup dia.(OL-11)

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT