26 May 2021, 14:02 WIB

NasDem: Tracing Pemudik untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di DKI


Hilda Julaika | Megapolitan

KETUA Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya dalam melakukan pemeriksaan terhadap pemudik yang kembali ke Jakarta.

Wibi mengatakan, dalam rangka memutus penyebaran virus covid-19, khususnya di DKI Jakarta, langkah-langkah seperti yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, memang sangatlah penting.

"Jangan sampai terjadi lagi kasus baru covid-19. Pencegahan, dan protokol kesehatan anti-Covid-19 memang harus terus dilakukan," kata Wibi di Jakarta, Rabu (26/5).

Ia mengaku prihatin dengan adanya 596 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi positif Covid-19. Menurutnya, hal itu tidak akan terjadi jika mereka taat dan patuh akan protokol kesehatan. Apalagi, pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik Lebaran 2021.

"Pemerintah pusat dan daerah sedang kerja keras memutus rantai penyebaran virus covid-19. Sebagai warga ibu kota, seharusnya mereka sadar betul akan pentingnya protokol kesehatan anti-Covid-19," kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini.

Diketahui, ratusan pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi terinfeksi Covid-19. Hal itu diketahui berdasarkan tes usap antigen di pos penyekatan arus balik dan sejumlah markas kepolisian sektor.

Dalam kegiatan yang dilakukan selama sembilan hari, dari 92 ribu masyarakat yang pulang mudik ke Jakarta, Polda Metro Jaya menemukan 596 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi Covid-19.

Data pemeriksaan tes usap antigen tersebut adalah data pemeriksaan pada 16 - 25 Mei 2021. Polda Metro Jaya sendiri akan memperpanjang masa operasi penyekatan arus balik hingga pekan depan, 31 Mei 2021. Perpanjangan penyekatan dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 usai libur Idul Fitri 1442 H. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT