24 May 2021, 14:35 WIB

Klaster Cipayung Buktikan Penularan di Tingkat Mikro Sangat Masif


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

SEBANYAK 104 warga di RT03/RW03 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur terpapar covid-19. Jumlah ini masih dapat terus bertambah mengingat pada akhir pekan lalu, Pemkot Jakarta Timur mengadakan tes PCR massal bagi 750 warga di RT tersebut untuk mengidentifikasi kasus baru.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan, hal ini tidak mengagetkan. Fenomena ini, kata Dicky, membuktikan bahwa penularan covid-19 di tingkat mikro di Ibu Kota masih sangat masif dan nyata adanya.

"Ini adalah kenyataan bahwa penularan di tingkat mikro itu masih banyak dan belum dapat dikendalikan," kata Dicky saat dihubungi Media Indonesia, Senin (24/5).

Ia pun menyatakan apabila tes PCR massal serupa diadakan di wilayah lain, hasilnya bisa jadi sama dengan yang dilakukan di Cilangkap. Situasi penularan baik di tempat umum maupun di permukiman warga sudah cukup besar. Hal ini pun menurutnya tak terjadi di Jakarta saja, tetapi juga di banyak daerah di Indonesia.

Baca juga: Bertambah, 104 Warga di Cilangkap Positif Covid-19

Guna mengendalikan penyebaran covid-19 tersebut, Dicky pun menyebut upaya testing, tracing, dan treatment (3T) harus terus konsisten ditingkatkan oleh pemerintah daerah. Kekonsistenan ini menurut Dicky yang sulit dipertahankan. Selain itu, pengetatan protokol kesehatan di tingkat mikro ini juga harus terus ditingkatkan.

"Tentu juga penguatan di level komunitas. Komunitas inilah yang akan mengalami pertama ledakan. Umumnya lonjakan kasus adanya di komunitas. Orang Indonesia ini kan kalau ada apa-apa sakit, ya dimulainya di rumah. Makanya penjangkauan ke rumah-rumah ini harus ditingkatkan. Upaya isolasi mandiri di rumah pun harus didukung agar efektif. Supaya penduduk yang terbatas secara ekonomi bisa tetap patuh menjalankan isolasi," tegasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT