21 May 2021, 18:42 WIB

Polisi Tandai Rumah Pemudik di Kampung Makasar dengan Stiker


Rahmatul Fajri | Megapolitan

KEPOLISIAN Polda Metro Jaya menempel stiker di rumah para pemudik di Kampung Tangguh Jaya Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam kunjungannya di Kampung Tangguh tersebut mengatakan upaya tersebut dilakukan sebagai deteksi dini jika ada warga atau pemudik yang terpapar covid-19.

"Kalaupun ada yang terpapar kita harus mampu dengan segera memisahkan atau mendatakan dan melaksanakan tracing, treatment kepada para pemudik yang terpapar covid-19. Sehingga, kemudian jangan sampai mereka keburu berinteraksi dengan tetangganya baru kemudian diketahui," kata Sambodo di lokasi, Jumat (21/5).

Sambodo menjelaskan bagi pemudik yang belum kembali ke Jakarta, rumahnya akan ditempeli stiker kuning. Di dalam stiker itu tertera intruksi kepada warga agar segera menghubungi Satgas Covid-19 setelah tiba di Jakarta untuk dilakukan tes kesehatan.

Sedangkan, bagi warga yang sudah diperiksa dan dinyatakan negatif, maka rumahnya akan ditempeli stiker warna hijau. Kemudian, warga yang positif covid-19, maka rumahnya akan ditandai dengan stiker merah.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan pelacakan secara berlapis dengan cara melakukan penyekatan dan swab antigen ke para pemudik yang kembali ke Jakarta.

"Pemeriksaan kepada pemudik yang kembali ke Jakarta dilaksanakan berlapis-lapis. Lapis pertama di titik keberangkatan. Jadi sejak awal kita PMJ Kodam Jaya sudah mengimbau pemudik yang kembali ke Jakarta harus membawa surat bebas covid-19. Saringan keduanya adalah di pintu masuk Jakarta," kata Sambodo.

Sambodo berharap upaya ini bisa mencegah penyebaran covid-19, khususnya di Kampung Makasar.

"Sampai beberapa hari ke depan kita akan data dan sambangi untuk tes swab antigen. Tentu kita mau Kampung Makasar ini sehat dan terbebas dari covid-19," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT