17 May 2021, 19:22 WIB

BKD DKI Sebut tak ada ASN DKI Langgar Peraturan Mudik


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta belum mendapatkan laporan adanya ASN yang melakukan pelanggaran ketentuan mudik. Kepala BKD DKI Jakarta Maria Qibtiya menyebut, sejauh ini terpantau tidak ada ASN yang mudik tanpa keperluan mendesak.

"Alhamdulillah sampai saat ini nggak ada informasi laporan pelanggaran tersebut. Jadi tidak ada yang mudik," kata Maria saat dihubungi, Senin (17/5).

Baca juga:PPKM Mikro Jilid 8 Bakal Berlaku Besok

Sejauh ini menurutnya, para ASN mematuhi edaran yang diterbitkan untuk tidak melakukan mudik guna mencegah penularan virus corona. Larangan mudik berlaku sejak sebelum hingga setelah lebaran. Namun, ASN masih diperbolehkan mudik apabila memiliki kepentingan mendesak seperti kepentingan kedukaan, ada keluarga yang sakit, dan kepentingan kehamilan.

Pengawasan terhadap implementasi kebijakan ini, lanjut Maria, dilakukan oleh masing-masing kepala SKPD.

"Pengawasan kami serahkan ke kepala SKPD masing-masing untuk memantau. Kepala SKPD memastikan jajarannya tidak ada yang mudik kecuali ada alasan mendesak," tukasnya.

Sementara itu, hari ini seluruh ASN di DKI Jakarta sudah kembali beraktivitas kerja. Pemprov DKI juga masih menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebesar 50%.

"Lebaran tahun ini juga tidak ada halal bihalal, tidak ada open house. Tapi tadi pagi ada sebagian kecil ASN yang datang ke kantor untuk bersilaturahmi, kemudian mereka pulang lagi karena jatahnya WFH hari ini," terang dia. (OL-6)

BERITA TERKAIT