17 May 2021, 16:18 WIB

Pemerintah Laksanakan Pemeriksaan Berlapis saat Arus Balik


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMERINTAH melakukan pemeriksaan berlapis kepada warga yang melakukan arus balik. Pemeriksaan ini, kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, dilakukan dari daerah-daerah yang menjadi tujuan mudik hingga ke Jakarta.

Pemeriksaan dilakukan terhadap hasil tes covid-19. Bila warga yang melakukan perjalanan ke Ibu Kota telah memiliki tes covid-19 dengan hasil negatif, mereka akan diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Mobil yang digunakan juga akan ditempelkan stiker bahwa sudah melalui pemeriksaan dan aman untuk diperbolehkan melintas.

Baca juga: Penumpang Terminal Bayangan juga di Periksa Covid-19

"Jadi di titik penyekatan kami misalnya di KM 34b atau di Kedungwaringin tidak diperiksa lagi. Tapi bila belum ada stiker itu, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen perjalanan termasuk surat hasil tes covid. Bila belum, tes covid akan diterapkan kepada yang bersangkutan," kata Syafrin saat dihubungi, Senin (17/5).

Bila hasil tes cepat antigen menyatakan reaktif, warga yang bersangkutan akan dirujuk ke Wisma Atlet beserta keluarganya yang turut dalam perjalanan arus balik tersebut. Dishub DKI Jakarta sudah menyiagakan masing-masing dua unit bus sekolah di dua titik pos penjagaan yakni di Km 34b dan Kedungwaringin untuk mengantarkan para pelaku perjalanan yang memiliki tes antigen reaktif ke Wisma Atlet setiap jamnya.

Selain itu, tes antigen juga akan diberlakukan kepada pengendara kendaraan roda dua. Mekanismenya sama dengan tes kepada pengendara roda empat.

"Kemudian, tes juga akan diberlakukan kepada penumpang bus-bus antar kota antar provinsi (AKAP) baik di empat terminal yakni Kalideres, Pulo Gebang, Kampung Rambutan, dan Tanjung Priok," jelasnya.

Kepada penumpang-penumpang bus AKAP yang belum memiliki hasil tes covid wajib mengikuti tes GeNose C19 yang disediakan di terminal.

"Apabila masih juga ada yang lolos dari penyekatan di jalan tol, jalan arteri, dan terminal tersebut, pemeriksaan berbasis komunitas pun akan dilakukan melalui satgas covid-19 RT atau RW," kata Syafrin.

Warga yang baru pulang dari kampung halaman akan didata oleh satgas penanganan covid-19 tingkat RT dan RW. Mereka dapat mengikuti tes antigen maupun PCR secara gratis yang disediakan oleh puskesmas maupun kelurahan. (OL-6)

BERITA TERKAIT