14 May 2021, 16:04 WIB

Anies: Ada Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Libur Lebaran


Rahmatul Fajri | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada potensi lonjakan kasus covid-19 setelah libur Idulfitri.

Meski ada larangan mudik pada tahun ini, namun Anies tidak menampik ada pergerakan penduduk dalam jumlah besar. Diprediksi, 1,2 juta orang telah meninggalkan wilayah Ibu Kota Jakarta sebelum dan pada larangan mudik.

Baca juga: Anies: Daya Beli Masyarakat Naik Tapi Perekonomian Belum Normal

"Kita semua menyadari setiap ada pergerakan penduduk yang cukup besar, pekan pekan sesudahnya potensi kenaikan kasus covid-19 selalu ada," tutur Anies di Balai Kota, Jumat (14/5).

Anies pun berencana melakukan dua lapis pengetatan terhadap warga dari luar Ibu Kota selama arus balik Lebaran. Lapis pertama, skrining terhadap kendaraan pribadi di pintu masuk Jakarta. Skrining juga dilakukan terhadap pendatang yang menggunakan pesawat dan kereta api.

"Untuk kendaraan pribadi nanti akan dilakukan skrining random bagi mereka yang masuk," imbuhnya.

Baca juga: Kapolda Metro: Penyekatan Kurangi Arus Mudik Hingga 50%

Sementara itu, pemantauan lapis kedua ialah berbasis komunitas. Anies menyebuut gugus tugas di tingkat RT/RW akan berkoordinasi dengan camat, lurah, bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mendata serta memantau warga yang masuk ke suatu wilayah.

Nantinya, ada aplikasi khusus yang digunakan pengurus RT/RW untuk melaporkan kondisi wilayahnya dua kali dalam satu hari.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT